MEDAN, SUMUTPOS.CO - PT Prima Pengembangan Kawasan (PT PPK) sebagai anak perusahaan PT Pelindo Solusi Logistik yang tergabung dalam PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo Grup) terturut dalam kegiatan site visit yang dilakukan oleh Tim North Sumatera Invest (NSI) di Pematangsiantar, Jumat, (26/7/2024)
NSI merupakan forum kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesa untuk meningkatkan investasi di Sumatera Utara melalui kegiatan promosi investasi dan perdagangan dalam rangka peningkatan perekonomian Sumatera Utara.
Tim NSI dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, Asisten Pembangunan dan Perekonomian ProvSu Agus Tripiyono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut IGP Wira Kusuma, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Faisal Arif Nasution, Kepala Bappelitbang Provsu Alfi Syahriza dan Wakil Ketua Umum Kadin Sumut Isfan F Fachruddin, beserta Ka. Pw Bank Indonesia dari Bengkulu, Lampung, Aceh dan Sibolga. Dari perwakilan Konsultan Jenderal (Konjen) yang diundang berasal dari Konjen yang ada di Medan seperti Konjen RI di Penang, Konjen Singapura, Konjen USA, Konjen Jepang, Konjen Malaysia dan Konjel Tiongkok, Konsulat Kehormatan Belanda, Konsulat Kehormatan Jerman, Konsulat Kehormatan Thailand.
“NSI Investment Challenge 2024 yang diluncurkan Februari lalu diikuti 33 Kabupaten/Kota, berhasil menjaring 20 peluang investasi di 16 Kabupaten/Kota”, kata Faisal Arif Nasution saat membuka Site Visit Tim NSI di Kantor Wali Kota Pematangsiantar beberapa waktu lalu.
Faisal mengatakan target investasi di Sumut tahun 2024 sebesar Rp.58 triliun. Pada tahun 2023 realisasi investasi di Sumut mencapai Rp.50 triliun “Ini target besar pada tahun 2024, sehingga kami terus melakukan konsolidasi untuk bisa merealisasikan investasi di Sumut baik lewat penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri PMDN)”, ucap Faisal.
H.B. Sumartin, Vice President Komersial PT Prima Pengembangan Kawasan, mewakili Direktur Utama, Bapak Akhirman, dalam forum tersebut menyampaikan bahwa kegiatan promosi investasi ini sangat bermanfaat bagi Perusahaan.
“Kawasan Industri Kuala Tanjung merupakan Kawasan Industri baru yang banyak memiliki nilai tambah, diantaranya yaitu lokasi yang sudah tersambung dengan rel Kereta Api, dekat jalan tol, hinterland kebun sawit yang luas, dan terutama dekat dengan Pelabuhan Kuala Tanjung”, ujar pria yang biasa dipanggil Martin tersebut.
Disampaikan juga harapan kepada Tim NSI agar dapat melakukan agenda promosi investasi ini secara berkala dan berkesinambungan agar proyek-proyek strategis nasional yang ditetapkan Pemerintah mendapat perhatian dan ketertarikan dari investor-investor khususnya Investor dari Luar Negeri.
PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) yang juga dikenal sebagai PT PPK merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL). PT PPK didirikan dan mulai beroperasi pada tahun 2015 dengan komposisi kepemilikan saham 90 persen oleh PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) dan 10 persen oleh PT Prima Multi Terminal (PMT).
PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) adalah salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada klaster bisnis logistik dan hinterland development yang memiliki 6 Anak Perusahaan termasuk PT PPK.
Pada tahap awal pendiriannya, PT Prima Pengembangan Kawasan akan melakukan Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Industri di Kuala Tanjung, dimana proyek dimaksud telah menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional juncto Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung di Provinsi Sumatera Utara.
Saat ini PT PPK melayani Jasa penyewaan dan pengelolaan kawasan industry,Jasa pembangunan dan pengelolaan kawasan industry, Konsultan bidang manajemen operasi dan pemeliharaan kawasan industry, Jasa penyediaan instalasi pengelolaan air bersih, Jasa pengolahan limbah, Penyediaan pembangkit, instalasi listrik, instalasi telepon, & sarana lainnya yang diperlukan dalam menunjang pengelolaan kawasan industri serta Kegiatan.(san/han)
Editor : Redaksi