SUMUT POS- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (1/9/2025) ditutup melemah 1,21% ke 7.736.
Pelemahan ini dampak dari aksi yang diwarnai kerusuhan di berbagai daerah di Indonesia. Hingga mempengaruhi pasar, terutama para investor.
Aksi jual investor terhadap saham-saham big cap memaksa IHSG tergerus hingga 7.547 yang disentuh pagi tadi. Meski koreksi sempat berkurang, indeks tak mampu masuk radar hijau.
Sebanyak 185 saham menguat, 557 turun, dan 214 lainnya stagnan. Nilai transaksi menyentuh Rp23,48 triliun, dengan volume 37,68 miliar lembar saham.
LQ45 turun 1,06% ke 788,70, JII melemah 0,38% ke 515,98, IDX30 koreksi 1,08% ke 408,98, dan MNC36 melemah 1,14% ke 316,36. Sektor pemberat indeks datang dari transportasi, dan teknologi masing-masing turun lebih dari 2 persen, disusul keuangan, konsumer siklikal, energi, dan infrastruktur.
Tiga saham pemimpin top gainers dalam LQ45 adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 5,26% ke Rp3.200, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menanjak 2,64% ke Rp2.729, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tumbuh 2,61% ke Rp7.850.
Sementara tiga pemuncak top losers datang dari PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 4,41% ke Rp2.170, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 3,29% ke Rp1.175, dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) jatuh 3,17% ke Rp610. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe