JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-PT Epson Indonesia bersama PT Pasifik Internusa (PIN) resmi meluncurkan PIN Experience Center, pusat pengalaman teknologi cetak terbesar di Asia Tenggara. Acara peresmian berlangsung pada Senin (6/10/2025) di The Orient, Jakarta.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan solusi cetak berteknologi tinggi di Indonesia dan diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan industri kreatif dan percetakan nasional.
President Director Seiko Epson Corporation, Mr. Junkichi Yoshida, yang hadir langsung dari Jepang, menegaskan besarnya potensi pasar Indonesia dalam industri pencetakan global.
“Potensi Indonesia sebagai episentrum teknologi cetak dunia sudah terlihat sejak kami meluncurkan printer EcoTank (L-Series) pertama di Tanah Air pada 2010. Produk tersebut lahir dari riset mendalam terhadap kebutuhan konsumen lokal, dan hingga kini telah terjual lebih dari 100 juta unit di seluruh dunia,” ujar Yoshida.
Kehadiran Yoshida di acara ini menunjukkan komitmen kuat Epson dalam mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan pasar di Indonesia.
PIN Experience Center merupakan hasil inovasi PT Pasifik Internusa, yang dirancang sebagai pusat demonstrasi dan edukasi produk Large Format Printer (LFP) Epson terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas modern ini menjadi bukti nyata kolaborasi erat antara Epson sebagai pemegang teknologi dan PIN sebagai mitra distribusi utama.
Sinergi keduanya berfokus pada satu tujuan: menghadirkan solusi cetak yang canggih, andal, dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang terus berkembang.
Komitmen Investasi dan TKDN
Dalam sesi tanya jawab dengan media, Managing Director PT Epson Indonesia, Ng Ngee Khiang, menegaskan bahwa fokus utama Epson di Indonesia bukan hanya memenuhi regulasi pemerintah, melainkan juga memastikan keberlanjutan investasi dan penciptaan lapangan kerja.
“Epson sudah melihat potensi besar Indonesia sejak lama. Bahkan sebelum ada kebijakan TKDN, kami sudah mendirikan pabrik pertama pada tahun 1995. Kini kami memiliki dua pabrik, di Cikarang dan Batam,” ujar Ng Ngee Khiang.
Saat ini, Epson telah memiliki lebih dari 59 produk bersertifikat TKDN, sebagai wujud kontribusi terhadap perekonomian nasional dan semangat kemandirian industri dalam negeri.
Keberadaan PIN Experience Center diharapkan menjadi pusat inspirasi bagi para pelaku industri, seperti perusahaan percetakan, periklanan, arsitektur, desain grafis, dan sektor kreatif lainnya.
Melalui fasilitas ini, para profesional dapat merasakan langsung kemampuan teknis dan kualitas output berbagai mesin Large Format Printer Epson, sekaligus menjelajahi potensi aplikasi cetak di berbagai bidang.
Dengan dibukanya pusat inovasi ini, Indonesia kini semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam peta industri pencetakan global.(ari/han)
Editor : Johan Panjaitan