SIMALUNGUN, SUMUT POS- Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dirangkai dengan HUT ke-34 Federasi Transportasi dan Angkutan Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FTA-SBSI) diwarnai seruan kuat perlindungan hak buruh di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkai, Kabupaten Simalungun, Jumat (1/5/2026).
Ketua Umum FTA-SBSI, Ramlan Sinaga menegaskan bahwa May Day harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi menciptakan kesejahteraan yang berkeadilan serta mendorong produktivitas nasional berkelanjutan.
Ramlan menyoroti dua persoalan krusial ketenagakerjaan di KEK Sei Mangkai. Pertama, dugaan pelanggaran hak buruh, khususnya pada sektor outsourcing.
Baca Juga: Ahmad Dhani Unggah Foto Dokumen, Netizen: Buka Aib Rumah Tangga
“Penerapan Undang-Undang Ketenagakerjaan harus dijalankan secara konsisten. Hak-hak pekerja outsourcing sudah jelas diatur dan wajib dipatuhi oleh seluruh kontraktor dan vendor di KEK Sei Mangkai,” tegasnya.
Kedua, ia menyinggung indikasi praktik percaloan tenaga kerja yang dinilai merugikan masyarakat.
Modusnya, kata dia, dengan menjanjikan pekerjaan tetap di perusahaan, namun pada kenyataannya status kerja tidak jelas dan hanya berlangsung singkat.
“Jangan ada lagi makelar kasus tenaga kerja yang mengiming-imingi pekerjaan permanen, tapi kenyataannya hanya satu atau dua bulan tanpa kejelasan,” ujarnya.
Ramlan juga meminta pengawasan ketenagakerjaan oleh Dinas Tenaga Kerja provinsi dan kabupaten diperkuat, serta adanya sinergi lintas pemangku kepentingan agar hak-hak buruh benar-benar terlindungi.
Selain itu, ia menginstruksikan seluruh kader SBSI untuk lebih peka terhadap persoalan buruh di lapangan dan aktif memberikan pendampingan. Kader di wilayah Simalungun dan Batu Bara juga diminta terus menjalin koordinasi dan menyerap aspirasi pekerja, mengingat Batu Bara merupakan daerah penyangga KEK Sei Mangkai.
Peringatan May Day dan HUT ke-34 FTA-SBSI berlangsung tertib dan penuh solidaritas. Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Simalungun, di antaranya Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringana, Ketua DPRD Simalungun, serta jajaran pengurus SBSI.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemotongan kue ulang tahun serta bakti sosial berupa santunan kepada anak yatim, dhuafa, dan lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua DPC FTA-SBSI Batu Bara, Jumanto Simatupang,
didampingi Sekjen Yance Situmorang, dan Bendahara Eryanto Sibuea yang hadir penuhi undangan, ucapkan apresiasi atas terselengaranya Mayday Tahun 2026 dan HUT ke 34 FTA SBSI berjalan dengan baik dan lancar.
Ia juga menyatakan kesiapan Kabupaten Batu Bara menjadi tuan rumah peringatan May Day dan HUT FTA-SBSI tahun 2027.
“Puji Tuhan, jika tidak ada halangan, Batu Bara siap menjadi tuan rumah tahun depan,” ujarnya.
Usai kegiatan, kader FTA-SBSI melanjutkan aksi dengan menyampaikan orasi di pintu masuk KEK Sei Mangkai. Dalam aksi tersebut, mereka kembali menegaskan tuntutan peningkatan kesejahteraan buruh dan prioritas penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri tersebut. (lib/ram)
Editor : Juli Rambe