Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Harga Emas Antam Melonjak Rp 30 Ribu, Kini Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

Johan Panjaitan • Senin, 25 Mei 2026 | 12:00 WIB
Emas Antam. (Dok: antam)
Emas Antam. (Dok: antam)

 

JAKARTA, Sumutpos.com– Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melesat pada awal pekan perdagangan. Senin (25/5), harga emas Antam naik Rp 30.000 menjadi Rp 2.803.000 per gram. Kenaikan ini mempertegas tren penguatan logam mulia yang dalam beberapa tahun terakhir terus menjadi instrumen lindung nilai favorit masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga tersebut lebih tinggi dibanding perdagangan sebelumnya pada Sabtu (23/5) yang berada di level Rp 2.773.000 per gram. Sementara harga buyback atau pembelian kembali juga ikut terkerek naik Rp 35.000 menjadi Rp 2.612.000 per gram.

Lonjakan harga itu membuat pemilik emas lama menikmati keuntungan signifikan. Sebagai gambaran, harga emas Antam pada November 2022 masih berada di kisaran Rp 936.000 per gram. Artinya, dalam kurun sekitar tiga tahun, nilai emas telah melonjak hampir tiga kali lipat.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Dimulai di Meksiko, Berakhir di Amerika Serikat

Jika investor membeli emas 5 gram pada akhir 2022 dengan modal sekitar Rp 4,68 juta, maka saat dijual hari ini nilainya mencapai sekitar Rp 13,06 juta sebelum pajak. Dengan demikian, potensi keuntungan bersihnya mencapai lebih dari Rp 8 juta.

Kenaikan harga emas turut memengaruhi seluruh ukuran pecahan. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, emas Antam kini dibanderol Rp 1.451.500. Sedangkan ukuran 5 gram dijual Rp 13.790.000 dan ukuran 10 gram menyentuh Rp 27.525.000.

Sementara itu, emas ukuran 25 gram dipasarkan Rp 68.687.000 dan ukuran 50 gram mencapai Rp 137.295.000. Adapun pecahan 100 gram kini dibanderol Rp 274.512.000.

Untuk investor kelas besar, emas Antam ukuran 250 gram dijual Rp 686.015.000, ukuran 500 gram sebesar Rp 1.371.820.000, dan ukuran terbesar 1.000 gram atau 1 kilogram menembus Rp 2.743.600.000.

Baca Juga: Chelsea Tersungkur, Tiket Eropa Melayang di Stadium of Light

Kenaikan harga emas domestik tidak terlepas dari sentimen global, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, fluktuasi nilai tukar dolar AS, hingga meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Dalam situasi ekonomi yang masih dibayangi gejolak geopolitik dan tekanan pasar keuangan, emas dinilai tetap menjadi instrumen investasi yang relatif aman dan stabil.

Berikut rincian harga emas Antam di BELM Setiabudi One, Jakarta Selatan, Senin (25/5):

Editor : Johan Panjaitan
#emas hantam #Logam Mulia #ekonomi global #melonjak