JAKARTA - Bank DBS Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Sumatra Disaster Relief senilai lebih dari Rp6 miliar untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatra Barat.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Bank DBS Indonesia dalam memperkuat ketahanan masyarakat rentan pascabencana. Program yang berlangsung sejak Januari hingga April 2026 itu telah menjangkau 11.475 keluarga atau 67.653 individu di 222 desa terdampak.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Plan Indonesia, Mercy Corps Indonesia, Nazava, Adena Coffee, serta sejumlah mitra lokal lainnya dengan pengawasan dari DBS Foundation.
Baca Juga: BBW Medan 2026 Hadir di Delipark, Tawarkan 1 Juta Buku dengan Diskon Hingga 90 Persen
Presiden Direktur Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menegaskan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya terbatas pada sektor perbankan.
"Bank DBS Indonesia menjunjung tinggi komitmen yang melampaui sektor perbankan. Sebagai mitra tepercaya dalam mendukung ekonomi inklusif, kami memiliki tanggung jawab menjadi salah satu sumber kekuatan serta pendorong kebaikan yang berdiri bersama komunitas kami, terutama di masa-masa sulit," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi masyarakat di Aceh dan Sumatra Barat yang tengah melewati masa pemulihan menjadi perhatian utama perusahaan dalam memberikan kontribusi jangka panjang.
Baca Juga: Wisuda UNHKBP Pematangsiantar Jadi Momentum Pengumuman Lompatan Besar Kampus
Program bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat, seperti penyediaan akses air bersih, sanitasi, fasilitas dan perlengkapan kebersihan, rehabilitasi sumber air serta sistem perpipaan, hingga dukungan hunian sementara dan kebutuhan rumah tangga.
Selain itu, bantuan juga menyasar anak-anak dan keluarga terdampak melalui distribusi perlengkapan sekolah, penyediaan ruang belajar sementara, pendampingan psikososial, serta bantuan tunai multiguna bagi 905 keluarga.
Wilayah penerima manfaat program ini meliputi Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Agam, dan Padang Pariaman.
Baca Juga: David Luther Lubis Kembali Pimpin AMPI Sumut, Bobby Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Digital
Secara keseluruhan, penerima manfaat terdiri atas 20.085 anak perempuan, 17.625 anak laki-laki, 12.635 perempuan dewasa, dan 17.308 laki-laki dewasa. Program ini juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk 356 lansia dan 20 penyandang disabilitas.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Bank DBS Indonesia juga mendukung penguatan perlindungan sosial masyarakat melalui pendampingan psikososial, penguatan ketahanan komunitas, pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender, hingga peningkatan kapasitas pendidikan dalam situasi darurat.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.
Baca Juga: Iuran Rp2.000 Sehari Ubah Wajah Permukiman Kumuh di Bantaran Sungai Yogyakarta
"Kami berterima kasih kepada Bank DBS Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Plan Indonesia. Kolaborasi ini memungkinkan kami menyalurkan bantuan secara efektif kepada komunitas yang membutuhkan, terutama kelompok paling rentan," katanya.
Menurutnya, kemitraan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan dan mempercepat proses pemulihan masyarakat.
Bank DBS Indonesia menyatakan bahwa bantuan pascabencana ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan yang sejalan dengan prinsip Dampak Melampaui Bisnis Perbankan serta aspirasi Best Bank for A Better World, dengan tujuan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat. (rel/tri)
Editor : Redaksi