Pertamina Sumbagut Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 20:51 WIB
Pertamina Sumbagut sesuaikan harga BBM Non-Subsidi mulai 1 September 2026.
Pertamina Sumbagut sesuaikan harga BBM Non-Subsidi mulai 1 September 2026.

MEDAN, SUMUTPOS – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026.

Penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, di antaranya perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Pertamina menghadirkan produk energi yang kompetitif sekaligus menjaga keandalan pasokan bagi masyarakat.

Baca Juga: PTPN IV PalmCo Dorong Peremajaan Sawit Rakyat dan Tanam Padi Gogo di Asahan

"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan pada produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga," ujar Fahrougi.

Menurutnya, penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

"Melalui penyesuaian ini, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat dapat memperoleh produk BBM berkualitas dengan harga yang kompetitif, seiring dengan komitmen kami untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut," katanya.

Baca Juga: Pemprovsu Bagikan DBH Rp350 Miliar, Masih Ada Rp1 Triliun Lagi yang Segera Dibagikan

Untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga BBM Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026 yakni:

- Pertamax Turbo: naik dari Rp18.700 menjadi Rp20.000 per liter.

- Pertamina Dex: naik dari Rp21.650 menjadi Rp25.750 per liter.

- Dexlite: naik dari Rp20.150 menjadi Rp24.200 per liter.

 

Sementara untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga yang berlaku yakni:

 

- Pertamax Turbo: naik dari Rp19.100 menjadi Rp20.450 per liter.

- Pertamina Dex: naik dari Rp22.100 menjadi Rp26.300 per liter.

- Dexlite: naik dari Rp20.550 menjadi Rp24.750 per liter.

 

Penyesuaian harga juga berlaku khusus di kawasan Free Trade Zone (FTZ).

 

Di FTZ Sabang, harga Dexlite naik dari Rp18.450 menjadi Rp22.150 per liter.

 

Sedangkan di FTZ Batam, harga yang berlaku adalah:

 

- Pertamax Turbo: naik dari Rp17.400 menjadi Rp18.550 per liter.

- Pertamina Dex: naik dari Rp20.100 menjadi Rp23.950 per liter.

- Dexlite: naik dari Rp18.700 menjadi Rp22.500 per liter.

 

Penyesuaian ini berlaku mulai 1 September 2026 untuk produk BBM Non-Subsidi sesuai wilayah masing-masing. (rel/tri)

Editor : Redaksi
Pertamina Sumbagut