Orang Tua Diminta Tak Hanya Cek Komposisi, tapi Juga Transparansi Susu Formula

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:43 WIB
Peserta Ace Fresh Journey melihat langsung pengelolaan peternakan sapi perah di fasilitas FEIHE AceKid, Qiqihar, China. Kunjungan ini memberikan gambaran proses pengelolaan sumber susu dari peternakan hingga menjadi bagian dari produksi susu formula AceKid.
Peserta Ace Fresh Journey melihat langsung pengelolaan peternakan sapi perah di fasilitas FEIHE AceKid, Qiqihar, China. Kunjungan ini memberikan gambaran proses pengelolaan sumber susu dari peternakan hingga menjadi bagian dari produksi susu formula AceKid.

 

JAKARTA, SUMUTPOS – Memilih susu formula untuk anak tidak cukup hanya dengan melihat klaim dan kandungan nutrisi yang tercantum pada kemasan. Orang tua juga perlu memahami asal bahan utama, proses produksi, hingga bagaimana kualitas dan keamanan produk dijaga sebelum sampai ke tangan konsumen.

 

Hal tersebut menjadi perhatian dalam kampanye #CekTransparansiAceKid melalui program Ace Fresh Journey. Dalam kegiatan ini, lebih dari 30 ibu dan orang tua Indonesia bersama Brand Ambassador, figur publik, pakar, dan mitra AceKid diajak melihat langsung ekosistem produksi FEIHE AceKid di Qiqihar dan Smart Factory di Harbin, China.

 

Para peserta mengikuti perjalanan susu mulai dari peternakan, proses pemerahan dan pengumpulan susu segar, hingga tahapan manufaktur serta pengendalian kualitas. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan gambaran mengenai proses di balik pesan “Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik.”

Baca Juga: Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Sidang Perdana Digelar Besok

Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, Lucky Zheng, mengatakan transparansi menjadi bagian dari komitmen perusahaan agar orang tua dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai produk nutrisi anak.

 

“Kami percaya orang tua perlu mengetahui bukan hanya informasi nutrisi pada kemasan, tetapi juga dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga. Melalui Ace Fresh Journey, kami memperlihatkan proses tersebut secara langsung dari peternakan hingga menjadi susu formula,” ujar Lucky.

 

Menurutnya, keterbukaan tersebut diharapkan dapat membantu orang tua memahami proses produksi sekaligus mempertimbangkan kualitas dan keamanan produk secara lebih menyeluruh.

 

Melihat Langsung Perjalanan Susu dari Sumbernya

 

Brand Ambassador AceKid, Denny Sumargo, mengaku sebelumnya belum pernah secara langsung melihat bagaimana sumber susu dikelola hingga menjadi produk susu formula.

Baca Juga: Wakapolres Tebing Tinggi Hadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

Dalam kunjungan tersebut, Denny bersama keluarganya melihat proses pembuatan susu formula AceKid, termasuk fasilitas Smart Factory yang menerapkan teknologi produksi dan sistem pengendalian kualitas.

 

“Selama ini kita mungkin lebih banyak melihat informasi yang ada di kemasan tanpa benar-benar tahu bagaimana produk tersebut dibuat. Setelah melihat langsung peternakan sampai proses produksinya, saya baru memahami bahwa dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga ternyata sama pentingnya,” kata Denny.

 

Ia menilai keterbukaan informasi membuat orang tua dapat memahami produk secara lebih menyeluruh sebelum menentukan pilihan nutrisi untuk anak.

 

Hal serupa disampaikan aktris sekaligus ibu, Ryana Dea. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga kualitas susu sejak dari lingkungan peternakan.

 

“Setelah datang langsung, saya baru tahu bahwa kualitas susu sudah dijaga sejak dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, sampai proses pemerahan. Saya jadi semakin paham kenapa mengetahui sumber susu juga penting bagi orang tua,” ujar Ryana.

 

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya setelah rutin memberikan AceKid kepada anaknya.

 

“Apalagi setelah rutin memberikan AceKid, dari pengalaman pribadi saya anak terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering rewel karena kembung setelah minum susu,” katanya.

 

FEIHE AceKid menyebut memiliki 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara. Proses pemerahan dilakukan secara otomatis dan terjadwal. Susu segar kemudian langsung didinginkan pada suhu 0-4 derajat Celsius dan dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam.

 

Perusahaan juga mengklaim susu segar yang dihasilkan memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.

 

Dari Susu Segar hingga Smart Factory

 

Bagi content creator sekaligus ibu, Antik Arifani, kunjungan ke Smart Factory memberikan perspektif baru mengenai bagaimana susu segar diproses hingga menjadi susu formula.

 

“Selama ini yang kita lihat biasanya produk akhirnya. Saya sebelumnya tidak pernah benar-benar melihat bagaimana susu diproses sampai menjadi formula yang diminum anak,” ujar Antik.

 

Menurut dia, melihat langsung tahapan produksi membuat pesan “Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik” lebih mudah dipahami.

 

Di FEIHE AceKid Smart Factory, susu segar sebagai komposisi utama diproses melalui One-Step Fresh Process yang diklaim membantu mempertahankan nutrisi alaminya.

 

Setiap batch produk disebut harus melalui 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar. FEIHE juga menyebut telah memiliki pengalaman lebih dari 64 tahun dengan catatan zero food safety accident.

 

Sumber Susu Juga Perlu Diperhatikan

 

Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan orang tua perlu melihat produk nutrisi anak secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan kandungan tambahan yang tercantum pada kemasan.

 

“Dalam memilih susu formula anak, orang tua perlu memahami tidak hanya kandungan tambahannya, tetapi juga komposisi utama dan sumber bahan yang digunakan,” ujar Rini.

 

Ia menambahkan, informasi mengenai sumber susu serta bagaimana kualitasnya dijaga sejak peternakan hingga fasilitas produksi juga menjadi bagian penting yang perlu diketahui orang tua.

 

“Informasi yang lengkap seperti ini dapat membantu orang tua memilih dengan lebih yakin dan tenang,” katanya.

 

Dari sisi ritel, Pemilik Raja Susu sekaligus Mitra Ritel AceKid, David Setiawan, mengatakan konsumen saat ini semakin kritis dalam mencari informasi sebelum membeli produk susu formula.

 

“Sekarang orang tua semakin kritis ketika memilih susu formula untuk anak. Mereka tidak hanya bertanya soal harga atau kandungan nutrisi, tetapi juga mulai ingin tahu komposisi utamanya, dari mana sumber susunya, dan bagaimana proses produksinya,” kata David.

 

Menurut dia, pemahaman mengenai proses produksi dapat membantu pihak ritel memberikan informasi yang lebih lengkap kepada konsumen.

 

Dari “Cek Komposisi” ke “Cek Transparansi”

 

Melalui Ace Fresh Journey, AceKid mendorong orang tua untuk tidak hanya melakukan “Cek Komposisi”, tetapi juga “Cek Transparansi” dengan memperhatikan bahan utama, sumber susu, proses produksi, serta sistem pengendalian kualitas.

 

AceKid juga menyediakan sistem keterlacakan melalui QR code pada kemasan yang memungkinkan konsumen memperoleh informasi lebih lanjut mengenai sumber susu dan perjalanan produk.

 

Perusahaan menyatakan setiap tahapan, mulai dari lingkungan peternakan hingga pengolahan dan pengendalian kualitas, merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas susu sejak dari sumbernya.

 

Di sisi lain, AceKid tetap mendukung pemberian ASI sebagai nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan bersama MPASI sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. Penggunaan susu formula sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan nutrisi anak serta berdasarkan pertimbangan tenaga kesehatan. (rel/tri)

Editor : Redaksi
Susu Formula brand ambasador