Epson Hadirkan Proyektor 4K hingga 150 Inci, Bioskop di Rumah Tanpa Makan Banyak Ruang

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB
GAMBAR: Proyeksi ultra-short throw, teknologi AI untuk mengoptimalkan kualitas gambar, dan Sound by Bose dalam desain all-in-one yang ringkas dari Epson. (Dok: Epson)
GAMBAR: Proyeksi ultra-short throw, teknologi AI untuk mengoptimalkan kualitas gambar, dan Sound by Bose dalam desain all-in-one yang ringkas dari Epson. (Dok: Epson)

 

SUMUT POS- Menonton film, pertandingan olahraga hingga bermain game dengan layar berukuran besar kini bisa dilakukan tanpa harus menyediakan ruang khusus. Epson menghadirkan Lifestudio Grand Plus EH-LS970B, proyektor 4K ultra-short-throw yang mampu menampilkan gambar hingga 150 inci hanya beberapa sentimeter dari dinding.

Produk terbaru Epson tersebut diperkenalkan pada 22 September 2026 di Jakarta dengan membawa konsep hiburan rumahan yang menggabungkan layar besar, kualitas gambar 4K, teknologi kecerdasan buatan (AI), serta sistem audio Sound by Bose dalam satu perangkat.

EH-LS970B mampu menghasilkan tampilan berukuran 80 hingga 150 inci. Bahkan untuk mendapatkan layar 120 inci, proyektor hanya membutuhkan jarak sekitar 17,3 sentimeter dari layar. Desain ultra-short-throw ini membuat ruang keluarga tetap terasa lebih luas dan fleksibel.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Tebingtinggi, Sendok Garpu Dimodifikasi

Dari sisi visual, Epson membekali perangkat ini dengan teknologi proyeksi 3LCD laser yang menghasilkan tingkat kecerahan hingga 4.000 lumen untuk warna maupun putih. 

Proyektor tersebut juga memiliki rasio kontras lebih dari 5.000.000:1, sehingga gambar tetap cerah dengan warna yang hidup, termasuk ketika digunakan di ruangan yang memiliki pencahayaan cukup terang.

EH-LS970B juga menghadirkan gambar 4K dengan 8,3 juta piksel. Kemampuan tersebut ditujukan untuk memberikan detail gambar yang lebih tajam saat digunakan menikmati film, serial, pertandingan olahraga maupun permainan gim.

Menariknya, kualitas gambar tidak hanya mengandalkan resolusi. Epson menyematkan chip TV berbasis AI yang mampu menganalisis konten secara real-time dan menyesuaikan kualitas gambar berdasarkan adegan yang ditampilkan.

Teknologi AI Super Resolution membantu meningkatkan ketajaman dan detail gambar. Sementara itu, AI Picture Quality secara otomatis menyesuaikan tampilan berdasarkan jenis konten. Fitur Dynamic Colour Booster, Local Contrast, dan De-contour Processing turut membantu menghasilkan warna lebih optimal, kontras lebih baik dan gradasi gambar yang lebih halus.

Untuk melengkapi pengalaman visual, EH-LS970B dilengkapi sistem audio 20W 2.1-channel Sound by Bose. Speaker terintegrasi tersebut dirancang menghasilkan suara yang memenuhi ruangan dan bass lebih dalam tanpa memerlukan speaker eksternal.

Proyektor ini juga dapat digunakan sebagai speaker Bluetooth melalui fitur Bluetooth Speaker Mode. Saat tidak digunakan untuk menampilkan gambar, perangkat tetap bisa dimanfaatkan untuk mendengarkan musik.

“Konsumen saat ini semakin mencari pengalaman hiburan yang lebih imersif di rumah, tetapi layar yang lebih besar tidak seharusnya berarti harus mengorbankan ruang atau menghadapi instalasi yang rumit,” ujar Zanipar SA Siadari, Head of Visual Instrument Epson Indonesia.

“Melalui Lifestudio Grand Plus EH-LS970B, kami menghadirkan layar hingga 150 inci dengan kualitas 4K, teknologi pemrosesan gambar berbasis AI, serta audio imersif dari Bose dalam satu solusi yang dapat menyatu dengan ruang dan gaya hidup modern,” lanjutnya.

Untuk akses hiburan, perangkat ini dilengkapi Google TV yang menggabungkan layanan streaming seperti Netflix, Disney+ dan YouTube. Pengguna juga dapat memanfaatkan Google Cast serta kontrol suara.

EH-LS970B tersedia di Indonesia. Pengaturan perangkat dapat dibantu aplikasi Epson Setting Assistant, yang memungkinkan pengguna mengambil foto untuk kemudian membantu mengoreksi distorsi dan posisi gambar secara otomatis.

Dari sisi penggunaan jangka panjang, proyektor ini menggunakan sumber cahaya laser dengan masa pakai hingga 20.000 jam. 

Dengan asumsi penggunaan lima jam setiap hari, sumber cahaya tersebut dirancang dapat digunakan lebih dari 10 tahun tanpa memerlukan perawatan sumber cahaya selama periode tersebut. (rel/ram)

Editor : Juli Rambe
bioskop di rumah epson indonesia epson