Hasil CAEXPO 2026 : Kolaborasi Jumbo AI untuk Migas dan Sektor Pedesaan

Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 22:00 WIB
China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-23 di tahun 2026. Forum ini baru saja ditutup(21/9/2026). (Istimewa)
China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-23 di tahun 2026. Forum ini baru saja ditutup(21/9/2026). (Istimewa)

Nanning - China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-23 di tahun 2026 ini baru saja ditutup(21/9/2026). Forum temu bisnis formal tahunan  yang disponsori Pemerintah China dannegara-negara ASEAN ini selalu diikuti Indonesia. Kementerian Perdagangan adalahresponsible national agency/pengampu acara ini.

Dalam acara CAEXPO 2026 Paviliun Indonesia Kembali menampilkan berbagai komoditiperdagangan berupa produk ekspor yang sudah dikenal oleh masyarakat di negeri TiraiBambu.Namun, berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun ini, dari Indonesia ikutberpartisipasi tiga  perusahaan teknologi.  Dengan hasil yang positif.

Salah satu pencapaian fundamental diraih oleh PT Inspira Digital Nusantara (IDN).Perusahaan teknologi asal Indonesia ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama bisnis senilai US$ 10,2 juta (sekitar Rp 154,5 miliar) dengan NextAI. Selain ituIDN juga mendapat komitmen kemitraan dari Runjian Grup, Guangxi, untuk kerja samapemasaran token di Indonesia.

 Baca Juga: Bersama USU, Konsulat Jenderal India di Medan Rayakan Hari  Ayurveda 2026

Langkah ini menjadi sangat strategis mengingat NextAI merupakan anggota utama darikonsorsium China-ASEAN AI Center yang berbasis di Kota Nanning, Provinsi Guangxi. Kesepakatan investasi jutaan dolar ini dirancang secara spesifik untuk membangun ekosistemKecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor migas dan pedesaan di tanah air melalui pengembangan Data Center AI.

Partisipasi perusahaan teknologi dari Indonesia ini menarik perhatian pihak tuanrumahkhususnya dari Sekretaris Partai Wilayah Otonom Guangxi Zhuang, Chen Gang.

Dalam kunjungannya ke Paviliun Indonesia pada Sabtu (19/9/2026), pemimpin tertinggi diprovinsi Guangxi itumengunjungidua stanperusahaan teknologi. Yaitu PT DanadyaksaPatangga Nusantara (DPN) dan Wahana Telekomunikasi Dirgantara (WTD).

Baca Juga: Digitalisasi Tata Kelola Administrasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cemara

Perwakilan DPN, Guspiabri Sumowigeno yang mendapatkan kehormatan untuk berdialoglangsung dengan  Mr. Chen Gang, menyampaikan bahwa pihaknya  telah menandatangi MOU dengan Jiangsu Navston Technology-Galaxy Link untuk kerjasama pengembangan konstalasisatelit LEO dan sangat berminat  untuk membangun jaringan kabel bawah laut Fiber Optic langsung Indonesia-China dengan landing point di China ada di Kota Nanning, Guangxi.

Dalam dialog mengenai hal tersebut,  Mr. Chen Gang menyambut baik usulan tersebut danmenyampaikan bahwa pihaknya memang juga tengah mengkaji hal tersebut.  

Dari dua kasus di atas, tampak bahwa forum temu bisnis seperti CAEXPO terbukti efektifuntuk meningkatkan kerjasama tekologi tinggi dengan China. Delegasi Indonesia padaCAEXPO 2026 berhasil mengantongi dua MOU penting dibidang teknologi tinggi, khususnyakerja samateknologi satelit dan pemanfaatan AI. (sih) 

Editor : Redaksi
teknologi AI caexpo 2026 investasi ai pt inspira digital nusantara kerja sama indonesia china