MEDAN, SUMUT POS– Kemudahan mendapatkan kredit jangan sampai berujung pada beban keuangan akibat cicilan macet.
Agar masyarakat tidak terjebak dalam masalah tersebut, Astra Credit Companies (ACC) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara membagikan tiga tips aman memanfaatkan layanan pembiayaan, mulai dari menyesuaikan cicilan dengan kemampuan finansial hingga memahami isi perjanjian kredit sebelum menandatanganinya.
Edukasi tersebut dikemas melalui kegiatan Media Gathering bertema “Kenal Lebih Dekat dengan Perusahaan Pembiayaan” di Bel Mondo Cafe, Medan, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Polisi Bakar Barak Narkoba di Bantaran Rel Medan-Binjai, Satu Pengguna Diamankan
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan upaya mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat.
EVP Corporate Secretary and Corporate Counsel ACC, Ikhsan Abdillah Harahap, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi OJK.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai produk dan layanan jasa keuangan secara akurat dan berimbang. Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat sekaligus risiko sebelum memutuskan menggunakan fasilitas pembiayaan.
“Sebagai wujud dukungan terhadap program GENCARKAN yang diinisiasi OJK, kami memandang media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan literasi keuangan yang akurat dan berimbang. Untuk itu, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan produk dan layanan perusahaan pembiayaan,” ujar Ikhsan.
Dalam kegiatan tersebut, Asisten Manajer Senior OJK Provinsi Sumatera Utara Valdano Eike Immel, bersama Asisten Manajer OJK Sumut Ahmad Hanif, memberikan pemaparan mengenai manfaat dan risiko perusahaan pembiayaan, termasuk beragam produk dan layanan yang tersedia di industri tersebut.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai hak dan kewajiban konsumen serta mekanisme penanganan pengaduan di sektor jasa keuangan. Pemahaman ini penting agar masyarakat mengetahui langkah yang dapat dilakukan apabila menghadapi kendala atau merasa dirugikan dalam penggunaan layanan pembiayaan.
Selain dari OJK, edukasi turut disampaikan Vice President Legal Business ACC, Biovan Sandov. Ia mengingatkan bahwa keputusan mengambil kredit perlu didasarkan pada pertimbangan yang matang, bukan semata-mata karena kemudahan memperoleh pembiayaan.
Sejalan dengan misi ACC, To Promote Credit for A Better Living, layanan pembiayaan diharapkan dapat mendukung kebutuhan dan aktivitas produktif masyarakat. Namun, pemanfaatannya tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan agar pembayaran angsuran tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Tiga Tips Aman Memanfaatkan Pembiayaan
Untuk membantu masyarakat terhindar dari risiko gagal bayar, ACC mengingatkan calon konsumen agar memperhatikan tiga hal sebelum mengajukan pembiayaan.
Pertama, memilih produk pembiayaan sesuai kemampuan finansial. Calon konsumen perlu menghitung pendapatan, pengeluaran rutin, serta kewajiban lainnya sebelum menentukan besaran cicilan. Jangan sampai angsuran yang diambil justru membebani keuangan keluarga dan mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok.
Kedua, melengkapi persyaratan kredit secara sah dan benar. Informasi serta dokumen yang disampaikan dalam pengajuan pembiayaan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kejujuran dalam proses pengajuan menjadi bagian penting untuk memastikan pembiayaan dilakukan sesuai ketentuan.
Ketiga, memahami isi perjanjian sebelum menandatanganinya. Konsumen perlu mencermati besaran angsuran, jadwal pembayaran, biaya, serta hak dan kewajiban yang tercantum dalam perjanjian. Apabila ada ketentuan yang belum dipahami, konsumen sebaiknya meminta penjelasan terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Dengan menerapkan ketiga langkah tersebut, konsumen diharapkan dapat lebih cermat mengambil keputusan sekaligus meminimalkan risiko cidera janji akibat kelalaian atau ketidakmampuan membayar angsuran.
Melalui sinergi bersama OJK dan dukungan media, ACC berharap literasi keuangan masyarakat semakin meningkat. Tidak hanya memahami cara memperoleh kredit, masyarakat juga diharapkan mampu mempertimbangkan konsekuensi pembiayaan dan mengelola kewajiban secara bertanggung jawab.
Kegiatan ini turut dihadiri Area Manager Sales ACC Sumbagut Adhi Sebayang, Area Manager Operation ACC Sumbagut William Andriady, Area Manager AR 1 Lerry Allen Christian, Area Manager AR 2 Muhammad Syirodj, serta jajaran pejabat ACC dari cabang Medan Adam Malik, Medan Sisingamangaraja, dan Medan Binjai. (ila/ram)
Editor : Juli Rambe