Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

APRDI Sosialisasikan Lomba Penulisan Artikel dan Konten Instagram Reels

Juli Rambe • Rabu, 15 April 2026 | 17:11 WIB
SUMUT: APRDI saat menyambangi Kantor OJK Wilayah Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan. (Dok: istimewa)
SUMUT: APRDI saat menyambangi Kantor OJK Wilayah Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) yang mewadahi 6 asosiasi terkait di industri Reksadana dan pelaku pengelolaan investasi di Indonesia, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO), terus berupaya mendorong peningkatan literasi dan inklusi Reksadana kepada masyarakat.

Di tahun 2026, sinergi antara Asosiasi, OJK dan SRO untuk mendorong literasi serta inklusi Reksa Dana kepada masyarakat di Indonesia ini diwujudkan melalui peluncuran program Sosialisasi dan Edukasi Reksadana 2026 (SOSEDU APRDI 2026), diawali dengan kegiatan Road to Pekan Reksadana 2026 di beberapa kota di Indonesia. 

Baca Juga: Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali

Dalam kegiatan Road to Pekan Reksadana 2026 ini, APRDI dengan didukung OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengadakan roadshow di 5 kota di Indonesia, yaitu Surabaya (7-8 April), Semarang (9-10 April), Medan (14-15 April), Makassar (16-17 April), dan Bandung (20-21 April). 

Kegiatan SOSEDU APRDI 2026 di Medan, diawali dengan penyelenggaraan kelas edukasi investasi Reksadana bagi jurnalis, yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (14/4) sore.

Selain itu, edukasi bagi mahasiswa juga dilaksanakan di sejumlah perguruan tinggi di Sumut yang telah bekerja sama dengan Galeri Investasi BEI, yaitu Universitas Satya Terra Bhinneka, USU, Universitas Pelita Harapan, Universitas Negeri Medan (Unimed), dan STIE Bina Karya Tebingtinggi. 

Sebagai puncak rangkaian kegiatan SOSEDU APRDI 2026, pada 27 April 2026 akan diselenggarakan seremoni peluncuran program PINTAR Reksadana dan kampanye #ReksaDanaAja serta Pekan Reksadana 2026, di Main Hall Bursa Efek Indonesia Jakarta. 

Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK

Provinsi Sumut, Yusri menyampaikan, bahwa OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi investasi yang sehat di masyarakat, khususnya pada instrumen Reksadana. 

"Edukasi kepada berbagai segmen masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman publik terhadap produk keuangan yang legal serta meningkatkan kepercayaan terhadap industri pasar modal," katanya.

Menurutnya, dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, diperlukan upaya yang terstruktur, masif, dan berkelanjutan. "Oleh karena itu, dalam kegiatan ini kami memperkenalkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksadana (PINTAR Reksadana), sebagai salah satu inisiatif strategis untuk menjembatani potensi besar tersebut dengan realisasi partisipasi masyarakat yang lebih luas," ujarnya.

Yusri menambahkan, melalui pendekatan investasi yang dilakukan secara terencana dan berkala, program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk Reksadana melalui berbagai medium, baik secara offline maupun online, sekaligus membangun kebiasaan investasi yang sehat dan berkelanjutan.

"Melalui program tersebut, diharapkan seluruh lapisan masyarakat, baik mahasiswa, pekerja, maupun ibu rumah tangga di berbagai wilayah, memiliki kesempatan yang setara untuk memulai dan mengembangkan perjalanan investasinya secara bijak, terukur, dan berlandaskan pemahaman yang memadai," harapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang masih marak terjadi, seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, maupun praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial dan dampak sosial yang luas. 

"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memastikan legalitas produk dan lembaga keuangan sebelum melakukan investasi atau memanfaatkan layanan keuangan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Dewan APRDI, Lolita Liliana mengungkapkan, pertumbuhan signifikan dana kelolaan Reksadana di tahun 2025 mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikelola secara profesional.

Kinerja positif ini yang juga didukung oleh pertumbuhan investor, khususnya generasi muda dan menjadi momentum penting bagi industri untuk terus memperluas literasi dan inklusi. 

"Melalui rangkaian SOSEDU APRDI 2026, kami ingin menyampaikan edukasi bagi jurnalis dan mahasiswa, serta mendorong partisipasi aktif para peserta melalui kompetisi kreatif, yaitu lomba penulisan artikel bagi jurnalis dan kompetisi pembuatan konten Instagram Reels untuk mahasiswa. Dengan pendekatan yang lebih aktif dan kreatif ini, kami ingin mendorong peningkatan pemahaman investasi Reksadana, sehingga masyarakat dapat semakin menyadari pentungnya investasi yang terencana melalui Reksadana," ungkapnya.

Lolita juga menegaskan, bahwa APRDI telah menyiapkan hadiah menarik sejumlah total Rp55 juta sebagai hadiah dalam kompetusi lomba penulisan artikel bagi wartawan dan lomba pembuatan Reels Instagram Reels bagi mahasiswa. Pemenang lomba akan diumumkan pada 17 Juni 2026, melalui akun Instagram @ReksaDanaAja. Seluruh karya yang diikutsertakan dalam lomba, baik dari wartawan maupun mahasiswa, wajib dipublikasikan selama periode Pekan Reksadana 2026, yang berlangsung pada tanggal 25 April hingga 1 Mei 2026," tegasnya.

Untuk mendorong pertumbuhan industri dan pengelolaan investasi Reksadana ke depannya, OJK telah membentuk bm

kerja (task force) bersama para pelaku untuk mendiskusikan segala hal terkait perkembangan industri Reksadana dan Pasar Modal Indonesia sesuai amanat UU P2SK. (dwi/ram)

Editor : Juli Rambe
#reksadana #lomba tulis reksadana #OJK Sumut