SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Umumnya setiap orang akan merasa merinding saat melihat merah putih dikibarkan melayang di angkasa, khususnya takhala memperingati HUT Kemerdekaan.
Namun tahukah kamu, dari mana datangnya ide bendera Indonesia memilih dua warna, yaitu merah dan putih. Dan ada peran besar wanita dibaliknya.
Merah melambangkan keberanian, dan putih melambangkan kesucian. Dibalik pemilihan warna ini, ternyata ada alasannya.
Berdasarkan sejarah, dikutip dari berbagai sumber, asal usul pemilihan warna merah putih merupakan hasil kesepakaan saat sidang tidak resmi pada 12 September 1944.
Takala itu, sebelum diresmikan sekalipun masyarakat Indonesia sudah sering menggunakannya dalam berbagai gerakan melawan penjajah.
Desain bendera ini mulanya terinspirasi dari legenda rakyat Indonesia yang mengisahkan tentang pertempuran antara Adipati Surawisesa dengan pasukan Majapahit.
Menurut legenda tersebut, bendera ini muncul dari darah Adipati Surawisesa yang memancar ke langit dan membentuk garis-garis merah pada latar putih.
Dijahit oleh ibu Fatmawati
Salah satu momen penting yang melibatkan Ibu Fatmawati yaitu perannya yang menjahit bendera merah putih.
Disebut-sebut ibu Fatmawati atas inisiatifnya sendiri menjahit bendera merah putih karena menyadari belum ada bendera yang akan dikibarkan pada hari Proklamasi.
Ibu Fatmawati menggunakan mesin jahit dan kain berwarna merah putih diperoleh dari Jepang bernama perwira Shimizu.
Perwira itu datang sendiri ke rumah Bung Karno di Jalan Pegangsaan Timur mengantarkan dua blok kain katun, masing-masing merah dan putih.
Ibu Fatmawati menjahit bendera Merah Putih pada bulan Oktober 1944.
Ketika itu Ibu Fatmawati sedang mengandung putra sulungnya Guntur Soekarno Putro.
Kala itu, Ibu Fatmawati menjahit menggunakan mesin jahit Singer yang hanya bisa digerakkan menggunakan tangan saja.
Bendera merah putih pertama berukuran 2x3 meter, untuk pertama kalinya dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.
Bertahun-tahun bendera merah putih yang dijahit oleh Fatmawati ini dikibarkan dalam upacara kenegaraan.
Hingga akhirnya bendera tersebut digantikan oleh duplikatnya mengingat usianya yang sudah tua
Bendera Merah Putih pertama kali diresmikan oleh Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 di Jakarta.
Bendera Merah Putih juga menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia selama masa penjajahan Belanda.
Selama periode ini, bendera ini sering kali dikibarkan sebagai tanda perlawanan dan semangat patriotisme.
Bendera ini akhirnya diakui secara internasional sebagai bendera nasional Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.
Bendera ini memiliki makna sejarah yang penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. (sit)
Editor : Redaksi