Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dendam, Tombak Teman Sekampung Sampai Mati

Admin SP • Sabtu, 29 Juni 2024 | 16:56 WIB
BOYONG: Kanit Reskrim, Bripka Altiferi Dachi bersama personel ketika memboyong pelaku ke Polres Nisel.(EURISMAN/IST)
BOYONG: Kanit Reskrim, Bripka Altiferi Dachi bersama personel ketika memboyong pelaku ke Polres Nisel.(EURISMAN/IST)


NISEL, SUMUTPOS.CO - Bermotifkan dendam, FDD (40), seorang warga Desa Hiliaurifa, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, nekad menghabisi nyawa teman satu kampungnya, SL (48).


"Kurang lebih 4 jam, pelaku SL berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Nisel yang dipimpin Kanit Reskrim, Bripka Altiferi Dachi", ungkap Kasat Reskrim Polresta Nias Selatan AKP Fredy Siagian, Jum'at, (28/6/2024).

Dijelaskan Fredy, aksi pelaku terjadi Jumat (28/6) sekira pukul 00.30 WIB di Desa Hiliaurifa.

Sebelumnya, pada Kamis (27/6) pukul 20.00 WIB, saksi bernama Artinus Laia hendak mengambil uang dari seorang toke karet ke Desa Faomasi Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo.

Kemudian, korban meminta ikut menemani Artinus Laia. Keduanya pun berangkat secara beriringan dengan mengendarai sepeda motor masing masing.

Namun di tengah perjalanan, pelaku FDD menghadang korban sambil memegang tombak. Keduanya pun sempak cekcok, hingga pelaku FDD menghujamkan tombaknya dan mengenai tangan korban.

"Pelaku menombak korban di bagian telapak tangan sebelah kiri, hingga tombak tersebut tertancap kuat di telapak tangan. Dimana dari hasil penyelidikan sementara, pelaku melakukan aksinya lantaran memiliki dendam kepada korban karena pelaku merasa sering diancam korban", ungkap Fredy.

Lebih lanjut, Fredy Siagian mengatakan, pelaku yang tidak puas hanya mengenai telapak tangan korban, kembali menombak bagian dada sebelah kanan korban. Hingga korban tewas karena kehilangan banyak darah.

Sementara itu, Artinus Laia (saksi) yang mengetahui korban dianiaya menghampiri. Saat itulah pelaku melarikan diri.

"Artinus Laia pun langsung memberitahukan kepada Kepala Desa Hiliaurifa lewat telepon, dan selanjutnya, Kades Hiliaurifa menelpon personel Polres Nias Selatan", tambah Fredy.

Kanit Reskrim Polres Nisel, Bripka Altiferi Dachi bersama tem Reskrim langsung menuju TKP untuk meringkus pelaku. Dari TKP, personel Polres Nias Selatan pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Stella Maris Teluk Dalam untuk dilakukan visum.

"Pelaku langsung dicari hingga ke rumah keluarganya, hingga akhirnya berhasil diamankan dari rumah abangnya di Desa Faomasi Hilasmetano Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias selatan," ujar Fredy.

"Di TKP mengamankan 4 buah tombak berukuran 2 meter yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan aksinya", tambahnya. (Mag-8/han)

Editor : Redaksi
#pembunuha berencana