KARO, SUMUTPOS.CO-Setelah melewati berbagai rangkaian penyelidikan, Polda Sumatera Utara dan Polres Tanah Karo akhirnya berhasil mengungkap kasus kebakaran rumah yang menewaskan wartawan, Sempurna Pasaribu (47) beserta istri, anak dan cucunya.
Dari hasil bukti dan fakta-fakta yang terungkap, rumah wartawan Tribrata TV tersebut sengaja dibakar dengan menyiramkan bahan bakar petralite dicampur solar. Untuk sementara, dua orang pelaku yang berperan sebagai eksekutor berhasil ditangkap.
Kedua pelaku yang satu diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas itu berinisial RAS dan YST. Namun dalam pemaparan yang langsung dilakukan Kapoldasu Komjen Agung Setya Imam Effendi ini belum terungkap motif sebenarnya dalam peristiwa ini.
Siapa aktor intelektualnya dalam kasus pembakaran ini? Kapoldasu menegaskan pihaknya masih terus melakukan pengembangan.
"Kami tangkap saudara R dan Y yang di belakang," kata Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam Effendi saat konferensi pers di Mapolres Tanah Karo, Senin (8/7).
Agung mengatakan kedua pelaku merupakan eksekutor. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Dua eksekutor hari ini ditetapkan sebagai tersangka. Kita masih terus melakukan pengembangan," ujarnya.
Sekedar mengingatkan, rumah sekaligus tempat usaha kelontong milik Sempurna Pasaribu dilalap si jago merah, Kamis (27/6) dini hari. Tragis, dalam peristiwa ini, Sempurna Pasaribu (47) wartawan salah satu media online (tribratatv.com) tewas terpanggang bersama tiga anggota keluarganya. Termasuk istri, anak dan cucunya.
Data yang dihimpun, rumah Sempurna berada di Jalan Nabung Surbakti Kabanjahe, Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Karo,Gelora Fajar SH,MH melalui Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Teguh Karya Purba mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari Lurah Padang Mas sekira pukul 03.04.00 WIB.
Saat itu juga pihaknya langsung mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Saat itu, api masih berkobar, hingga pihaknya berusaha melakukan pemedaman. Setelah berjibaku, sekira pukul 03.45 WIB, api berhasil dijinakkan. Namun saat melakukan pengecekan, ternyata Sempurna Pasaribu dan keluarganya ikut terbakar. (deo/han)
Editor : Redaksi