KARO, SUMUTPOS.CO - Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Mochammad Hasan menegaskan mendukung penuh penuh langkah-langlah yang dilakukan Poldasu dalam mengungkap kasus pembakaran rumah yang menewaskan wartawan dan keluarganya.
Hal ini dikatakan Mayjen TNI Mochammad Hasan saat mendampingi Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Effendi menggelar kinferensi pers di Mapolres Tanah Karo, Senin (8/7) siang.
"Kami hadir sini untuk mendukung penuh ke Poldasu. Karena kemarin dalam pemberitaan selalu dikaitkan. Pada siang hari ini kita sudah sama-sama mendengar penjelasan Kapoldasu. Kami menyatakan dukungan terhadap langkah-langlah yang dilakukan Poldasu," tegasnya.
Seperti diketahui, peristiwa ini terjadi tak lama pasca korban Rico Sempurna Pasaribu memberitakan lokasi judi yang disebutnya dikelola oleh oknum anggota TNI, Koptu HB. Menurut rekan korban berinisial BP (56) yang belakangan ini juga merasa sudah dipantau.
"Saya pun mulai dipantau bro," ujar BP saat dihubungi wartawan, baru-baru ini.
Menurut pengakuan BP, sebelum kejadian bersama Rico Sempurna Pasaribu sempat ketakutan karena mendapat ancaman dari orang yang diduga suruhan bos judi. Pada saat itu Rico Sempurna Pasaribu menuturkan kalau dirinya mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal dan menyuruh agar tidak memberitakan perjudia yang ada di Tanah Karo.
"Aku sekarang diincar-incar anak buah bos judi bang bro. Makanya ku ganti nomor HP ku sekarang bang. Bantu aku bang, nyawaku terancam sekarang,” ungkap Rico Sempurna Pasaribu meminta pertolongan pada BP.
Mendengar hal itu, BP sempat menyarankan agar korban membuat laporan ke Polres Tanah Karo. “Saat itu korban juga sempat pinjam HP-ku untuk kirim pesan WhatsApp ke Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan,” terang BP.
Menurut BP, adapun pesan WhatsApp Rico Sempurna Pasaribu ke Kasat Reskrim yang isinya adalah, korban minta perlindungan atas keselamatan dirinya atas beritanya yang menyoroti perjudian di Karo.
“Tolong dibantu tindak lanjut biar adek kita merasa nyaman beraktivitas ndan. Udah terlalu sombong bos judi itu, terimakasih ndan,” kutipan pesan korban dengan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo yang menggunakan WhatsApp.
Dari hasil penelusuran, bos judi berinisial HB selama ini memang dikenal dan diduga kuat sebagai bosnya judi di Tanah Karo yang disebutkan oleh Rico Sempurna. Selama ini nama Koptu HB memang sudah tak asing lagi di mata warga sebagai pengelola judi di Kabupaten Karo. (deo/han)
Editor : Redaksi