MEDAN, SUMUTPOS.CO - Sepuluh terduga pelaku tawuran, di Jalan Bromo Ujung Medan, berhasil diamankan polisi, Rabu (22/1) dini hari. Sejumlah senjata tajam (sajam) beserta bom molotov turut diamankan.
Kabid Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, para pelaku berhasil diamankan Tim Patroli Presisi Sat Samapta Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan dan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Roda 2.
Dalam patroli yang dimulai pukul 02.00 WIB, sambungnya, Unit Patroli Presisi merespons panggilan darurat dari Tim URC Roda 2 melalui radio komunikasi. Setibanya di lokasi, kedua tim gabungan berhasil mengamankan sepuluh orang yang diduga terlibat dalam tawuran.
Selain itu, lanjut Hadi, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa tiga senjata tajam, dua bom molotov, satu ketapel, enam telepon genggam, lima belas voucher internet, serta empat unit sepeda motor dengan berbagai nomor polisi.
"Patroli rutin ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mengantisipasi berbagai tindak kejahatan jalanan, termasuk aksi geng motor, begal, balapan liar, dan tawuran yang kian semakin marak," ujarnya, Rabu (22/1) siang.
Menurut Hadi, keberhasilan ini merupakan hasil dari respon cepat dan kerja sama solid antarunit patroli. "Kami berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Operasi ini menunjukkan bahwa Patroli Presisi bekerja efektif dalam mengantisipasi serta menangani gangguan keamanan," jelasnya.
Selanjutnya, tambah Hadi, sepuluh terduga pelaku bersama barang bukti yang disita telah dibawa ke Mako Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Aparat memastikan bahwa tindakan tegas akan dilakukan guna memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya aksi serupa di masa depan.
Pihaknya mengimbau masyarakat, untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan.
"Saya terus menegaskan sinergi antara Kepolisian, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kami mengapresiasi setiap informasi yang diberikan masyarakat dalam membantu tugas-tugas kami," tandasnya. (dwi/han)
Editor : Redaksi