MEDAN-Mencuatnya nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi dalam pusaran kasus judi online(Judol), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Utara mendesak Kapolri dan kejaksaan untuk segera mengusut tuntas dengan transparan dan menyeret siapapun yang terlibat keranah hukum.
Hal itu dikatakan Ketua Umum DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq Pardede, ketika memberikan keterangannya, Senin (19/5/2025).
Informasi yang beredar Budi Arie diduga menerima upeti sebesar 50 persen dari hasil operasional sejumlah situs judi online.
Rahmat Taufiq mengecam keras praktik semacam ini yang di nilai merusak moral bangsa dan menciderai kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
"Jika Benar Budi Arie menerima upeti dari situs judol, ini adalah bentuk penghianatan terhadap negara dan rakyat. Kami mendesak Kapolri dan Kejaksaan segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan menyeret siapapun yang terlibat keranah hukum," ujar taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil sikap tegas terhadap Budi Arie yang saat ini masih menjabat sebagai Mentri Koperasi Indonesia.
"Presiden prabowo tidak boleh diam, copot Budi Arie dari jabatan apapun yang melekat padanya terkait kekuasaan, jangan beri ruang bagi mereka yang terindikasi terlibat dalam kejahatan apapun, termasuk kejahatan digital," tegasnya.
Taufiq menilai toleransi terhadap praktik korupsi, kolusi dan penyalahgunaan jabatan hanya akan memperburuk tatanan demokrasi dan memperkuat jaringan kejahatan siber yang merugikan rakyat.
"IMM Sumut akan terus kawal kasus ini sampai tuntas, bila perlu kita akan menggelar aksi, tidak boleh ada mafia yang bersembunyi di balik jabatan publik," pungkasnya.(san/han)
Editor : Johan Panjaitan