MEDAN, SUMUT POS- Seorang pengusaha, David Chandra (41) tega menganiaya kekasihnya Lina (44) warga asal Bogor, Jawa Barat, hingga meninggal. Korban yang merupakan guru Zumba itu, disiksa secara sadis oleh tersangka di Jalan Pukat II, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung.
"Ditubuh korban ditemukan luka luar, beberapa memar, tangan, kaki dan badan. Dari kaki ada beberapa tusukan diduga menggunakan gunting, luka dalam ada resapan darah di otak dan organ tubuh vital. ini disesuaikan dengan hasil autopsi dan data kami," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, Rabu (27/8).
Sadisnya, kata dia, sebelum tewas korban sampai berkali-kali disiksa pelaku dan dipaksa disuruh minum air seni. Bahkan, aksi tak senonoh itu direkam pelaku menggunakan kamera handphone. Korban dianiaya dan berulang kali ditusuk menggunakan gunting dan botol kaca.
"Ini tindakan kekerasan sampai (korban) disuruh minum air kencing di dalam baskom. Sampai botol dimasukkan di alat kelamin korban. Sangat sadis dan tidak manusiawi," ujarnya.
Menurutnya, terungkapnya peristiwa penganiyaan itu berawal dari laporan keluarga bahwa korban meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar.
“Berdasarkan laporan itu personel Sat Reskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan dan terungkap bahwa korban meninggal dunia karena dianiaya,” kata Bayu.
Lebih lanjut, pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan sejumlah saksi lalu diketahui korban selama ini tinggal bersama kekasihnya David, di Jalan Jalan Pukat II, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung.
“Terhadap pelaku setelah diamankan lalu dilakukan pemeriksaan urine yang terbukti mengonsumsi narkoba. Dalam perkara penganiayaan itu penyidik telah menetapkan David Chandra sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya. (man/ram)
Editor : Juli Rambe