Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polisi Amankan Dua Perempuan, Misteri Kematian ASN BPN Nias di Apartemen Skyview Medan Kian Terang

Johan Panjaitan • Minggu, 12 Juli 2026 | 20:48 WIB
Polrestabes Medan mengamankan dua wanita dalam kasus kematian seorang ASN di lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim Medan. (Ilustrasi)
Polrestabes Medan mengamankan dua wanita dalam kasus kematian seorang ASN di lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim Medan. (Ilustrasi)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Penyelidikan kasus kematian Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Apriaman Lase (27), yang ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 12 Apartemen Skyview Setiabudi, Jalan Abdul Hakim, Medan, terus menunjukkan perkembangan.

Terbaru, penyidik Polrestabes Medan mengamankan dua perempuan yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap fakta di balik kematian ASN tersebut.

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu M Hafiz, membenarkan pengamanan terhadap dua perempuan itu. Penanganan perkara dilakukan secara bersama oleh Unit Pidum dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

"Dua perempuan diamankan. Penanganannya dilakukan Unit Pidum bersama Unit PPA," ujar Hafiz, Minggu (12/7/2026).

Baca Juga: Iko Uwais Ungkap Audy Item Jalani Kehamilan Ketiga dengan Santai, Justru Dirinya yang Kini Lebih Protektif

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan berinisial JN lebih dahulu diamankan di kawasan Kecamatan Sibolangit pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Selang beberapa jam kemudian, penyidik kembali mengamankan seorang perempuan berinisial R di kawasan Ring Road, Kecamatan Medan Sunggal.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk dimintai keterangan mengenai peristiwa yang terjadi sebelum Apriaman Lase ditemukan tewas di area apartemen.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penyidik menyusun secara utuh kronologi kejadian sekaligus menguji kesesuaian keterangan para saksi dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.

Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan bersama Unit Reskrim Polsek Sunggal telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Apartemen Skyview Setiabudi. Area sekitar lokasi penemuan jasad korban juga dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Pada Minggu siang, penyidik melanjutkan proses penyelidikan dengan menggelar prarekonstruksi secara tertutup. Dalam kegiatan tersebut, puluhan adegan diperagakan untuk mencocokkan keterangan para saksi dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

Baca Juga: Bupati Batu Bara Suntik Semangat Kontingen Pramuka di Jamda Sumut XI, Apresiasi Torehan Prestasi

Prarekonstruksi menjadi tahapan penting sebelum rekonstruksi resmi dilakukan, sekaligus membantu penyidik memetakan secara rinci rangkaian peristiwa yang mengarah pada kematian korban.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus tersebut. Penyidik masih mendalami keterangan kedua perempuan yang diamankan serta terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

Hingga saat ini, misteri kematian ASN BPN Kabupaten Nias itu masih menjadi fokus penyelidikan.(man/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bpn #penyidik #nias #polsek sunggal #asn