MEDAN, SUMUT POS- Dua pelaku pencurian sepeda motor Nmax milik mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) ditembak personel Polrestabes Medan. Keduanya yang sempat buron sekitar sebulan, dilumpuhkan dengan tembakan di kedua kaki saat pengembangan kasus.
Kedua tersangka masing-masing Fazar Ilham (22) dan Suharif alias Jawa (43). Mereka ditangkap di Jalan Medan-Binjai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, mengatakan penangkapan keduanya merupakan hasil penyelidikan dengan memanfaatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Baca Juga: Bangunan Liar Marak, Wali Kota Medan Harus Evaluasi Kadis PKPCKTR Medan
Dari rekaman tersebut, petugas mengidentifikasi para pelaku hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan mereka.
“Keduanya mengakui perbuatannya. Saat kita lakukan pengembangan, keduanya berupaya kabur dan melawan. Kita beri tindakan tegas terukur,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku beraksi bersama dua orang lainnya berinisial Y dan A. Keduanya juga mengaku uang hasil penjualan sepeda motor milik korban telah habis digunakan untuk membeli sabu.
“Dua pelaku lagi masih kita buru. Untuk pelaku Jawa merupakan residivis. Tahun 2011 kasus pencurian dan tahun 2023 tersandung kasus curanmor di Polsek Sunggal,” katanya.
Usai ditangkap dan ditembak, kedua pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus pencurian ini menimpa M Habib Syauqi, mahasiswa Unimed asal Aceh. Korban kehilangan sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi BK 4648 AIQ saat menginap di kos-kosan temannya di Jalan Gurila, Medan Perjuangan.
Sepeda motor tersebut diketahui baru dibeli korban secara tunai sekitar satu bulan sebelum kejadian. Atas kehilangan itu, korban melaporkan kasus pencurian ke Polsek Medan Timur.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV. Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut. (man/ram)
Editor : Juli Rambe