Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Paman Bobby jadi ‘Ayah’ Kahiyang

Admin-1 Sumut Pos • Rabu, 22 November 2017 | 12:49 WIB
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian "manortor" usai diberikan penabalan marga di Jalan STM Ujung Medan, Selasa (21/11). Kahiyang Ayu, yang telah menjadi istri Bobby Afif Nasution itu resmi bermarga Siregar setelah menjalani upacara adat

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Putri sematawayang Presiden RI Joko Widodo resmi bermarga Siregar. Pemberian marga Siregar ini dilakukan dalam rangkaian prosesi adat yang dihadiri para raja etnis Mandailing dari marga Nasution dan Siregar.


Sejak pagi, para undangan acara adat penabalan marga Siregar kepada Kahiyang Ayu, putri Presiden RI Joko Widodo mulai memadati kediaman Doli Sinomba Siregar di Jalan STM Ujung Medan, Selasa (21/11). Ratusan orang yang didominasi utusan berbagai marga suku Mandailing ikut menyaksikan sidang untuk mengesahkan istri Bobby Afif Nasution menjadi bagian dari keluarga besar marga Siregar.


Marga Siregar yang kini disandingkan di nama Kahiyang Ayu ini diberikan karena ibunda dari Bobby Nasution memiliki marga Siregar. Dengan demikian, Paman atau Tulang dari Bobby, Doli Sinomba Siregar, secara adat menjadi orang tua Kahiyang berdasarkan aturan yang berlaku di adat Mandailing. Karena itu pula, sambutan meriah diberikan kepada putri dari RI Satu itu.


Dari sidang adat yang digelar di tempat sederhana itu, pemberian marga Siregar kepada Kahiyang Ayu harus dilakukan oleh raja adat yakni Raja Panusunan Bulung selaku pemangku adat. Sedangkan sebutan sidang, karena di dalamnya ada perkataan dari berbagai perwakilan Raja dari beberapa marga seperti Hasibuan, Harahap, Dalimunte, Siregar dan sebagainya sebagai bentuk masukan kepada Raja Panusunan Bulung sebelum diputuskan pemberian marga tersebut.


Suasana acara sidang penabalan marga itu pun cukup meriah dan sedikit penuh sesak karena antusiasnya para undangan perwakilan marga yang diminta menyampaikan kata-kata, baik sebagai bagian dari prosesi adat, maupun pesan-pesan moral kepada pasangan Bobby-Kahiyang serta kedua keluarga yang kini sudah berbesanan. Namun dengan keterbatasan ruang, acara adat tetap berlangsung. Sekitar pukul 10.00 WIB, pasangan suami istri itu memasuki kediaman Doli Sinomba Siregar disambut hangat keluarga dengan iringan musik tortor Mandailing.


Kahiyang yang dibawa sang suami Bobby Nasution, diarak menuju pelaminan tempat prosesi adat akan dilangsungkan, tepatnya di ruang tengah kediaman Doli, saudara laki-laki ibunda Bobby. Selanjutnya proses penyampaian kata-kata pun dimulai bergilir dari pihak keluarga dengan Bahasa Mandailing. “Di sini kami menyampaikan, bahwa beginilah cara kami meresmikan (pemberian marga). Karena sudah semua menyetujui, tepat jam 11.15 resmi sah diberikan marga Siregar kepada Kahiyang Ayu. Jadi sekarang bernama Kahiyang Ayu Siregar,” sebut salah satu pembicara dalam sidang adat yang dipimpin Pandapotan Nasution bergelar Patuan Kumala Pandapotan, asal Pidoli Lombang, Mandailing Natal dengan sebutan Raja Panusunan Bulung, menyebutkan dengan mengulang sebanyak tiga kali sebagai bentuk penegasan.




Photo
Photo
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Bobby Nasution bersama Kahiyang Ayu mengikuti rangkaian penabalan marga di Jalan STM Ujung Medan, Selasa (21/11). Kahiyang Ayu, yang telah menjadi istri Bobby Afif Nasution itu resmi bermarga Siregar setelah menjalani upacara adat penganugerahan marga.

Usai dinobatkan bermarga Siregar, selanjutnya Kahiyang Ayu yang mendampingi sang suami, menerima Surat Keputusan (SK) dari raja adat sebagai bukti telah sahnya Kahiyang diangkat sebagai anak dari keluarga Marga Siregar. Pasangan suami istri itu pun kemudian diulosi, sambil ditepungtawari dengan beras berwarna kuning, diberi upah-upah serta didoakan seluruh keluarga dan tetua adat. Diakhiri prosesi saling menyuap nasi dengan makanan. Namun yang paling istimewa adalah sajian kepala dan daging kerbau beserta keris atau sahat mara dalam istilah adat Mandailing.


“Kepala kerbau ini simbol kemakmuran. Keris yang dibalut kain kuning bermakna perisai bagi Kahiyang. Ini diberikan setelah resmi jadi boru Siregar. Satu kerbau sudah dipotong di rumah Doli kemarin," jelas Latifah Hanum bergelar Pisang Raut atau Anak Boru dari Anak Boru, yang juga merupakan kakak sepupu Doli Sinomba Siregar.


Sementara dalam acara prosesi adat itu, Kahiyang Ayu Boru Siregar mengaku akan menjalani semua nasehat yang disampaikan para raja adat Mandailing. "Semoga saya bisa mengamalkan yang disampaikan para raja-raja. Semoga kami bisa jadi keluarga sakinah, mawaddah dan warrahmah," ungkap Kahiyang Ayu yang duduk di atas pelaminan bersama Bobby. Dengan senyuman yang terus mengembang, Kahiyang juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga besar Siregar.


Begitu juga Bobby Nasution mengucapkan terima kepada seluruh anggota keluarga besar yang hadir dalam acara adat ini. "Terima kasih kepada raja-raja terutama Tulang Doli yang sudah memberikan marga ke istri saya. Semoga marga yang diberikan bisa dijaga dengan baik ," ungkap Bobby.


Sementara Tengku Erry Nuradi selaku Gubernur Sumatera Utara (Sumut) sekaligus ikut mewakili adat dengan gelar Patuan Raja Parlindungan Siregar memberikan sambutan sekaligus nasehat kepada pasangan Bobby Afif Nasution-Kahiyang Ayu Siregar.


“Seluruh raja-raja yang hadir di sidang adat, khususnya keluarga besar Bapak Almarhum Erwin Nasution, dalam kesempatan ini kami juga merasa senang dan bangga atas kehadiran raja-raja yang hadir dari berbagai daerah , termasuk mora, kahanggi dan anak boru,” ujar Erry yang diminta menyampaikan sambutan dalam sidang adat tersebut sebagai tokoh bergelar Patuan Raja Parlindungan Siregar.




Photo
Photo
Foto: Istimewa
Dalam prosesi tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nurdi gelar Patuan Raja Parlindungan Siregar memberikan sambutan sekaligus nasehat kepada pasangan tersebut.

Sebelum Kahiyang Ayu resmi dinobatkan sebagai Boru Siregar oleh raja adat dari marga tersebut, Erry pun menyampaikan bahwa dirinya sebagai putra Sumatera Utara yang dianggap bagian dari keluarga besar Siregar, turut menyaksikan dan mendukung agar Raja Panusunan Bulung Siregar dapat merestui Putri Presiden RI Joko Widodo itu memakai marga Siregar.


“Tentunya kami dari Raja Sipirok turut menyaksikan dan mendukung agar Raja Panusunan Bulung dapat merestui dengan setulus hati. Kami juga berharap setelah penabalan marga Siregar ini, putri kami Kahiyang Ayu dapat menjiwai sebagai Boru Regar (Siregar) dan mudah-mudahan juga akan mencintai Sumatera Utara dan kita semuanya,” ujar Erry Nuradi Siregar.


Dirinya pun mendoakan agar pasangan Bobby-Kahiyang menjadi keluarga yang rukun, dan Sakinah Mawaddah Warohmah sebagai pasangan yang diridhoi Allah SWT. Apalagi saat ini, Kahiyang menjadi bagian dari keluarga besar warga Sumatera Utara, sehingga merupakan satu hal yang membanggakan.


Turut hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution ikut hadir saat sidang adat pemberian marga kepada Kahiyang Ayu. Dirinya pun duduk mendampingi Bobby sebagai perwakilan keluarga bersama Erwan Nasution, yang merupakan adik kandung almarhum ayahanda Bobby Nasuiton.


“Jadi karena ibunya Bobby itu boru Siregar, jadi keluarga Nasution datang ke rumah Siregar minta supaya diberi merga Siregar kepada Kahiyang. Mudah-mudahan membawa berkah dan membawa kehormatan. Tugas Bobby, ajarilah adat kepada istrimu,” sebut Darmin.


Usai dinobatkan bermarga Siregar, Kahiyang Ayu pun diarak menuju halaman rumah untuk dilakukan prosesi adat upa-upa dengan tari tortor persembahan oleh raja-raja adat Mandailing termasuk Raja Panusunan Bulung Siregar. Selanjutnya kedua pasangan suami istri itu, diantar menuju kendaraan untuk dilepas menuju kediaman marga Nasution.


Penabalan Marga Siregar kepada Kahiyang Ayu pun dilengkapi dengan suguhan tari tortor oleh seluruh raja-raja adat yang datang memberikan restu atas dijadikannya putri Presiden RI itu menjadi keluarga besar suku Mandailing dan Sumatera Utara. Selanjutnya, Kahiyang Ayu ‘dilepas’ untuk kembali ke kediaman keluarga sang Suami tempat dirinya sekarang mengabdikan diri sebagai istri sekaligus menantu di rumah keluarga Nasution. (bal/gus/adz) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#Penabalan Kahiyang jadi Boru Siregar #Pesta adat Kahiyang-Bobby