JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Fedi Nuril turut bersuara atas isu royalti di industri perfilman. Dia menyatakan bahwa para aktor dan aktris pantas untuk mendapatkan royalti atas filmnya yang diputar di platform OTT setelah turun layar di bioskop. Sebab, film merupakan hasil kerja sama dari upaya banyak orang.
“Menurut saya layak. Apalagi, kalau film itu dianggap sukses dan umurnya panjang,” kata Fedi saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/4) malam. Pasalnya, penayangan film di OTT juga memberikan keuntungan lebih bagi pihak rumah produksi.
Sampai saat ini, Fedi mengaku masih memperjuangkan royalti tersebut untuk film-film yang dibintanginya. Sekalipun hasilnya tidak berbuah manis, namun Fedi berharap para produser bisa terbuka untuk berdiskusi dan memberikan penjelasan yang masuk akal.
Aktor 42 tahun itu memahami pembagian royalti sudah semestinya dicantumkan dalam perjanjian kontrak kerja di awal. "Bagaimana pun itu negosiasi bisnis, bisa diajukan di awal. Produser kalau menginisiasi itu sangat dermawan, tapi kalau kami hanya menunggu juga kurang tepat,” tegas Fedi.(shf/len/jpg)
Editor : Johan Panjaitan