SUMUTPOS.CO- Reaksi Arya Saloka terhadap perceraian ini terbilang tenang.
Kuasa Hukum, Arya Saloka Aflah Abdurrahim menjelaskan bahwa Arya Saloka tampak tenang menghadapi perceraiannya dengan Putri Anne.
“Siapa sih yang merespons cerai 'senang' gitu? Nggak mungkin kan,” ujarnya.
Dijelaskannya, Arya lebih memilih untuk berterima kasih kepada kuasa hukum yang telah membantu dalam proses perceraian ini.
Walaupun tidak mengungkapkan perasaan lega secara langsung, Aflah menegaskan bahwa perceraian ini adalah pilihan satu-satunya yang bisa diambil oleh Arya. “Sepengetahuan kami, langkah hukum ini memang jalan satu-satunya yang harus ditempuh,” jelasnya.
Menginggat, keduanya sudah pisah rumah sejak dua atau tiga tahun belakangan ini.
Dengan segala dinamika yang terjadi, Arya Saloka dan Putri Anne berusaha untuk tetap fokus pada kepentingan anak mereka, meskipun perjalanan rumah tangga mereka telah berakhir.
Aflah Abdurrahim menyatakan bahwa komunikasi antara keduanya masih terjalin dengan baik. “Maksudnya tidak pernah ada manuver atau sesuatu yang sangat penting dimasukkan ke dalam pokok perkara,” ujarnya.
Hal ini menjadi penting mengingat mereka memiliki seorang anak, Ibrahim, yang kini hak asuhnya berada di tangan Putri Anne. Arya berkomitmen untuk tetap berperan aktif dalam membesarkan anak mereka bersama, meskipun hak asuh anak jatuh kepada Putri Anne.
“Untuk hak asuh anak sesuai hasil fakta-fakta di persidangan, hak asuh anak jatuh kepada Putri Anne,” tambah Aflah.
Buakn itu saja, sesuai dengan kesepakatan, Arya Saloka juga akan bertanggung jawab akan biaya hidup anaknya. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe