JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Danur Universe akan menutup perjalanannya melalui film terakhir bertajuk Danur: The Last Chapter. Sembilan tahun sejak film pertamanya dirilis, Prilly Latuconsina tetap dipercaya memerankan Risa—karakter yang tak hanya melekat di layar, tetapi juga membentuk perjalanan karier dan sudut pandang hidupnya.
Selama hampir satu dekade, kekasih Omara Esteghlal itu konsisten menolak tawaran bermain di film horor lain. Alasannya sederhana namun personal.
“Sesayang itu aku sama project Danur,” ujar Prilly dalam konferensi pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (12/1).
Risa yang Terlalu Melekat
Keterikatan itu membuat Prilly kerap dipanggil “Risa” ke mana pun ia pergi. Peran tersebut, diakuinya, membawa perubahan besar dalam cara pandangnya terhadap dunia gaib. Ia kini lebih berempati, bahkan pada sosok-sosok yang selama ini dianggap menakutkan.
“Sejak pertama baca skenario Danur, saya menganggap hantu itu baik. Kalaupun ada yang jahat, pasti ada ceritanya kenapa dia bisa seperti itu,” ungkapnya.
Baca Juga: Bukan Kopi, Ini Rahasia Tubuh Bangun Lebih Cepat di Pagi Hari
Pandangan itu pula yang membuat proses syuting Danur: The Last Chapter terasa emosional. Film ini disebut-sebut sebagai penutup semesta Danur, sekaligus menandai berakhirnya karakter terlama yang pernah ia mainkan.
“Perasaannya campur aduk. Ini karakter yang aku mainkan hampir sepuluh tahun,” tuturnya.
Tantangan yang Tak Pernah Hilang
Meski sudah begitu lama hidup sebagai Risa, Prilly mengaku tantangan dalam mendalami karakter tersebut tak pernah benar-benar hilang. Justru satu hal yang terus menghantuinya sejak film pertama.
“Yang paling sulit itu aku masih bingung, reaksi Risa kalau ketemu hantu harus seperti apa,” katanya.
Berbeda dengan Risa yang sejak kecil terbiasa berinteraksi dengan makhluk gaib, Prilly mengaku tak pernah mengalami hal serupa di dunia nyata. Hal itu membuatnya harus terus mencari keseimbangan antara logika dan emosi karakter.
Risa yang Tumbuh Dewasa
Dalam Danur: The Last Chapter, Risa digambarkan mengalami perkembangan signifikan. Ia kini telah dewasa dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perubahan status itu turut memengaruhi cara Risa merespons teror dan ketakutan.
Baca Juga: Xabi Pergi, Arbeloa Datang: Real Madrid Bertaruh di Tengah Krisis
“Apakah melihat hantu masih mengagetkan atau sudah biasa? Gimana caranya menahan rasa takut? Menyambungkan logika dan pengalaman Risa itu cukup sulit,” ujar Prilly. Untuk itu, ia mengaku banyak berdiskusi dengan sutradara Awi Suryadi.
Teror Terakhir di Semesta Danur
Film ini melanjutkan kisah Risa setelah ia menutup gerbang dialog dengan Peter cs dan makhluk gaib lainnya. Namun ketenangan itu terusik saat adiknya, Riri (Zee JKT48), dilamar di sebuah gedung pertunjukan tua.
Baca Juga: Petani Dapat Angin Segar, KUR Pertanian Rp300 Triliun Siap Disalurkan
Menjelang pernikahan, Riri menunjukkan perubahan sikap yang tak biasa. Sementara Risa mengalami serangkaian kejadian aneh—seolah dirinya mati berkali-kali. Ia pun menduga semua itu merupakan sinyal dari Peter cs.
Danur: The Last Chapter dijadwalkan tayang di bioskop pada momen Lebaran 2026, menjadi penutup perjalanan panjang Risa—dan perpisahan emosional Prilly Latuconsina dengan karakter yang telah membesarkan namanya.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan