SUMUT POS- Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, isu lama mengenai masa lalu penyanyi Denada kembali mencuat ke publik. Sosok bernama Ressa, pria berusia 24 tahun asal Banyuwangi, mengaku sejak lama mendengar rumor bahwa dirinya disebut-sebut sebagai anak kandung Denada.
Ressa menuturkan, kabar tersebut sudah menjadi perbincangan di lingkungan sekitar sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Desas-desus itu, kata dia, bukanlah hal baru bagi warga Banyuwangi.
“Mulai sekolah di tingkat SMP, ya mencari tahu dengan cara sendiri apa pun itu,” ujar Ressa, melansir Instagram @pembasmii.kehaluan, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, pembicaraan mengenai Denada yang disebut memiliki anak di Banyuwangi sudah lama beredar dan diketahui banyak orang. Meski demikian, Ressa merasa perlu mencari kebenaran secara mandiri.
“Banyak yang ngomong, jadi se-Banyuwangi ini aslinya sudah tahu mulai dulu. Tapi kan aku harus mengklarifikasi, harus cari tahu sendiri,” ungkapnya.
Meski namanya kerap dikaitkan dengan isu tersebut, Ressa menegaskan dirinya tidak pernah berniat mencari keuntungan dari rumor yang menyeret nama Denada. Ia mengaku menjalani hidup secara mandiri dan bekerja keras tanpa bergantung pada siapa pun.
“Saya hidup mandiri dan bekerja keras tanpa bantuan siapa pun, termasuk Denada,” tegasnya.
Saat ditanya apakah pernah menanyakan langsung kepada Denada terkait isu hubungan darah tersebut, Ressa menjawab singkat,
“Enggak.”
Fakta lain yang turut terungkap adalah kisah masa kecil Ressa. Saat masih bayi, ia disebut sempat ditawarkan kepada beberapa pihak untuk diasuh. Hingga akhirnya, nasib membawanya ke pelukan paman dan bibinya yang bersedia merawatnya.
Sejak saat itu, Ressa dibawa meninggalkan Jakarta dan dibesarkan di Banyuwangi hingga dewasa. Kisah hidupnya pun kini kembali menjadi sorotan seiring mencuatnya kembali isu lama yang menyeret nama Denada. (lin/ram)
Editor : Juli Rambe