Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tren Olahraga Jalan Kaki Kian Populer, Komunitas Bermunculan dari Media Sosial

Redaksi • Kamis, 22 Januari 2026 | 09:47 WIB
Salah satu kegiatan komunitas jalan kaki sumedang walkers. (Instagram @sumedang_walkers)
Salah satu kegiatan komunitas jalan kaki sumedang walkers. (Instagram @sumedang_walkers)

Sumutpos.jawapos.com - Olahraga jalan kaki kini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas biasa. Dalam beberapa waktu terakhir, jalan kaki menjelma menjadi tren gaya hidup sehat yang ramai diperbincangkan di media sosial dan mendorong lahirnya berbagai komunitas jalan kaki di sejumlah kota.

Fenomena ini terlihat jelas di platform seperti dilansir dari TikTok dan Instagram, Rabu (21/1/2026), di mana ribuan konten menampilkan aktivitas jalan kaki harian, tantangan langkah, hingga ajakan berjalan bersama komunitas.

Akun-akun seperti @hotgirlwalk, @sumedang_walkers, dan @urbanwalkers secara konsisten mengunggah konten yang menginspirasi pengikutnya untuk ikut bergerak.

Salah satu tren yang paling dikenal adalah Hot Girl Walk, yang awalnya viral di TikTok. Tren ini mengajak pengguna berjalan kaki sambil membangun pikiran positif, refleksi diri, dan rasa percaya diri. Konten dengan tagar #hotgirlwalk pun ramai digunakan oleh warganet dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Selain itu, muncul pula berbagai walking challenge, seperti target langkah harian hingga metode interval walking yang kerap dibagikan dalam bentuk video pendek. Format konten yang sederhana dan mudah ditiru membuat tren ini cepat menyebar dan menjangkau berbagai kalangan usia.

Menariknya, tren yang bermula dari media sosial ini tidak berhenti sebagai konten semata. Banyak pengguna kemudian membentuk komunitas jalan kaki di dunia nyata. Aktivitas seperti morning walk, city walk, hingga jalan santai di akhir pekan kini rutin diunggah ke Instagram Reels atau TikTok sebagai dokumentasi sekaligus ajakan terbuka.

Akun Instagram @walkingcommunity dan @sumedang_walkers, misalnya, sering membagikan foto dan video jalan kaki bersama di ruang publik. Unggahan tersebut kemudian memicu pengguna lain untuk bergabung atau bahkan membentuk komunitas serupa di daerahnya masing-masing.

Berbeda dengan olahraga lain yang cenderung kompetitif, jalan kaki dinilai lebih inklusif dan ramah untuk semua kalangan. Hal inilah yang membuat tren ini cepat diterima, terutama oleh mereka yang ingin hidup sehat tanpa tekanan target berlebih.

Di kolom komentar media sosial, banyak warganet mengaku memilih jalan kaki karena lebih santai dan bisa dilakukan sambil bersosialisasi. Tidak sedikit pula yang menyebut jalan kaki sebagai cara efektif untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus mental.

Tren jalan kaki membuktikan bahwa media sosial kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga penggerak perubahan gaya hidup. Dari unggahan sederhana hingga terbentuknya komunitas, jalan kaki menjadi contoh bagaimana aktivitas murah dan mudah bisa berkembang menjadi gerakan positif yang masif.

Dengan semakin banyaknya konten dan komunitas yang bermunculan, tren olahraga jalan kaki diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi bagian dari rutinitas masyarakat urban ke depannya. (lin)

Editor : Redaksi
#viral di medsos #olahraga #jalan kaki