SUMUT POS- Luna Maya dan Maxime Bouttier merayakan annibersary oernikahan mereka yang pertama. Pasangan inipun mengabadikannya dengan pemotretan.
Konsep pemotretan Luna Maya dan Maxime Bouttier menjadi bahan perdebatan di kalangan netizen di media sosial.
Banyak yang memberikan pujian karena dinilai tidak biasa, tapi banyak pula yang berkomentar negatif dianggap tidak pantas, bahkan dinilai melanggar kodrat.
Baca Juga: Fitri Salhuteru Temukan Produk Doktif yang Sudah Ditarik BPOM
Dalam foto yang dibagikan Luna Maya di akun Instagram pribadinya, terlihat pasangan ini menggunakan konsep pemotretan gender switch. Hal itu terlihat dari kostum yang dikenakan oleh keduanya.
Dalam foto itu, Luna Maya terlihat maskulin dengan memakai setelan jas dan rambutnya diikat supaya terlihat lebih mirip laki-laki. Sedangkan Maxime Bouttier tampak feminin mengenakan gaun warna putih dengan bawahan panjang beraksen bunga.
Melihat foto itu, netizen memperdebatkan foto pemotretan Luna Maya dan Maxime Bouttier. Banyak yang memberikan pujian sekaligus mendoakan rumah tangga Maxime Bouttier dan Luna Maya langgeng.
"Yassalam mata berbinar lihatnya. Masyaa Allah, allahumma bariklana," komentar salah satu netizen.
"Ya ampun slide 2. Langgeng sampai kakek nenek my idol," timpal yang lainnya.
Ada juga netizen menganggap konsep pemotretan Luna Maya dan Maxime Bouttier kali ini tidak tepat dan termasuk penyimpangan akan kodrat.
"Apa pun ceritanya ini tetap salah dan tidak dibenarkan pria memakai pakaian wanita (walau hanya umpama penyampaian pesan). Next jangan gini lagi ya. I love you both," komentar salah satu warganet.
"Gak pantas walaupun seni itu jangkauannya luas universal tapi tetap ingat norma dan budaya," timpal yang lainnya.
"Padahal kalau alibinya konsep setara antara cowok dan cewek bisa masak, beberes rumah, atau bareng yang nggak harus tukeran baju gitu." (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe