Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Marshanda Gali Luka Lama untuk Menghidupkan Nadia di Saat Aku Bersuara

Johan Panjaitan • Selasa, 16 Juni 2026 | 10:15 WIB
Marshanda, (grid)
Marshanda, (grid)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com– Menjadi korban kekerasan seksual, kehilangan rasa percaya diri, lalu berjuang bangkit untuk menyuarakan kebenaran. Perjalanan emosional itulah yang dijalani Nadia, karakter yang diperankan Marshanda dalam film Saat Aku Bersuara.

Bagi Marshanda, peran tersebut bukan sekadar tantangan akting biasa. Nadia menjadi salah satu karakter paling kompleks yang pernah ia perankan sepanjang kariernya di dunia seni peran. Sosok itu menuntutnya menyelami berbagai lapisan emosi seorang penyintas, mulai dari keterpurukan, tekanan mental, depresi, hingga proses panjang menemukan kembali harapan.

Baca Juga: Tebingtinggi Gerakkan Sensus Ekonomi 2026, 128 Petugas Turun ke Lapangan

“Paling menantang karena proses perjalanannya panjang. Dan di antara itu semua, yang paling sulit sekaligus paling luar biasa adalah ketika bisa merasakan lagi sebuah harapan,” ujar Marshanda saat ditemui di Plaza Senayan XXI, Jakarta Pusat, Minggu (14/6).

Dalam film tersebut, Nadia digambarkan sebagai seorang pengacara muda dengan masa depan cerah. Namun hidupnya berubah drastis setelah menjadi korban kekerasan seksual. Trauma yang menghantam membuatnya kehilangan pijakan, hingga akhirnya memutuskan bangkit dan melawan ketakutan yang selama ini membelenggu dirinya.

Untuk membangun karakter itu secara meyakinkan, Marshanda tidak hanya berpegang pada naskah. Ia melakukan riset mendalam dengan berdiskusi langsung bersama para penyintas guna memahami pengalaman dan pergulatan batin yang mereka hadapi.

“Aku banyak minta masukan, cari informasi ke berbagai sumber, dan bertanya kepada orang-orang yang pernah mengalami hal serupa,” tuturnya.

Lebih jauh, aktris yang akrab disapa Caca itu mengaku turut melibatkan pengalaman emosional pribadinya dalam proses pendalaman karakter. Trauma masa lalu yang pernah ia rasakan dijadikan jembatan untuk memahami luka batin Nadia secara lebih autentik.

“Kalau Caca merasakan trauma, rasa itu aku libatkan ketika menjadi Nadia. Aku mencoba membawa emosi itu ke dalam karakter, meski aku sendiri tidak tahu apakah rasanya benar-benar sama atau tidak,” ungkapnya.

Baca Juga: Catat! Jangan Masukan Barang Ini ke Mesin Cuci

Disutradarai Sonu Samtani dan ditulis oleh Tisa TS, Saat Aku Bersuara mengangkat isu kekerasan dan pelecehan seksual yang masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat, khususnya bagi perempuan. Film ini tidak hanya berbicara tentang luka, tetapi juga keberanian untuk bangkit, bersuara, dan memperjuangkan keadilan.

Selain Marshanda, film yang dijadwalkan tayang pada 18 Juni mendatang itu juga dibintangi Nino Fernandez, Ibnu Jamil, Hana Malasan, Teuku Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Lydia Kandou, Omar Daniel, serta Unique Priscilla.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#penyintas #trauma #marshanda #film