JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com– Konflik pascacerai antara Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru. Setelah berbulan-bulan menjadi perhatian publik, Ruben kini bersiap menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan hak asuh anak.
Langkah tersebut diambil bukan semata-mata karena persoalan hubungan pascaperceraian, melainkan didasari kekhawatiran terhadap kondisi psikologis dan lingkungan yang saat ini mengelilingi anak-anaknya. Melalui tim kuasa hukum, Ruben disebut telah memberikan persetujuan penuh untuk memulai proses pengajuan gugatan ke pengadilan.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa saat ini berbagai dokumen dan bukti pendukung tengah dipersiapkan sebelum gugatan resmi didaftarkan.
Baca Juga: Pengajian Rutin di Lapas Binjai, Wargabinaan Didorong Perkuat Pembinaan Spiritual
“Ruben sudah meminta kami untuk mulai mempersiapkan gugatan tersebut. Jadi saat ini prosesnya sedang berjalan,” ujar Minola.
Pengakuan Onyo Jadi Pertimbangan
Keputusan itu semakin menguat setelah muncul unggahan dari putra sulung mereka, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo. Dalam unggahan tersebut, Onyo menceritakan sejumlah pengalaman yang disebutnya terjadi saat masa-masa perceraian kedua orang tuanya.
Bagi Ruben, pengakuan tersebut menjadi alarm serius. Ia menilai terdapat situasi yang berpotensi memengaruhi kondisi emosional dan perkembangan anak-anak apabila tidak ditangani secara tepat.
Minola menyebut, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, terdapat sejumlah perilaku dan dinamika yang dinilai kurang sehat bagi tumbuh kembang anak.
“Dalam cerita yang disampaikan Onyo, ada hal-hal yang menurut kami perlu menjadi perhatian karena menyangkut kenyamanan dan keamanan psikologis anak,” ujarnya.
Baca Juga: Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Berikan Beasiswa S1 kepada Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
Selain itu, pihak Ruben juga menaruh perhatian pada dugaan adanya pengaruh tertentu yang dapat mengganggu hubungan anak-anak dengan ayah kandung mereka.
Lingkungan Anak Jadi Fokus Utama
Di tengah proses yang berjalan, Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah memperpanjang konflik dengan mantan pasangan, melainkan memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan kondusif.
Menurutnya, setiap orang tua memiliki hak sekaligus kewajiban untuk menjaga siapa saja yang berada di sekitar anak-anak mereka, terutama pada masa perkembangan yang sangat menentukan karakter dan masa depan.
“Sebagai orang tua, saya berhak memastikan lingkungan yang terbaik bagi anak-anak demi masa depan mereka,” tulis Ruben dalam salah satu pernyataannya.
Hubungan Sarwendah dan Giorgio Ikut Disorot
Perhatian publik juga tertuju pada kedekatan Sarwendah dengan pengusaha muda Giorgio Antonio. Hubungan keduanya sempat menjadi perbincangan setelah beredar video yang memperlihatkan Giorgio berinteraksi dekat dengan salah satu putri Ruben dan Sarwendah.
Momen tersebut memunculkan berbagai spekulasi di media sosial dan menambah dinamika dalam konflik hak asuh yang kini tengah bergulir.
Meski demikian, Ruben menegaskan bahwa yang menjadi perhatian utamanya adalah dampak lingkungan terhadap anak-anak, bukan kehidupan pribadi pihak lain.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan