JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – Perjalanan panjang Andien Aisyah di industri musik Tanah Air kembali ditandai dengan karya baru. Penyanyi berusia 40 tahun itu resmi merilis album ke-9 bertajuk Sehidup Semusik, sebuah karya yang merangkum perjalanan emosional dan musikalnya selama 26 tahun berkarier.
Album yang berisi 13 lagu ini lahir dari inspirasi sederhana namun personal: mixtape. Media berbagi lagu yang populer di era 90-an hingga awal 2000-an itu menjadi simbol perjalanan cinta sekaligus ruang ekspresi bagi Andien dalam menyalurkan perasaan.
“Waktu SMA, aku tumbuh di era kalau suka sama orang, kita ngasih mixtape berisi lagu-lagu favorit,” ujar Andien dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (25/6).
Menurutnya, setiap lagu dalam Sehidup Semusik bukan sekadar komposisi musik, tetapi potongan kisah hidup yang merekam berbagai fase cinta—dari rasa suka, jatuh cinta, mempertahankan hubungan, hingga proses menemukan makna cinta yang lebih dalam.
Meski menghadirkan beragam warna musik, Andien tetap mempertahankan identitasnya lewat nuansa jazz dan pop, dengan sentuhan city pop yang memberi warna lebih segar. Eksplorasi ini sekaligus menunjukkan konsistensi sekaligus keberanian Andien dalam berevolusi tanpa meninggalkan akar musikalnya.
“Semua lagu mewakili perasaanku. Aku menuangkan apa yang aku suka ke dalam album ini,” katanya.
Lebih dari sekadar karya musik, Sehidup Semusik juga menjadi refleksi perjalanan hidup Andien sebagai musisi sekaligus seorang ibu. Ia menegaskan bahwa proses berkarya adalah bagian penting dari dirinya yang terus tumbuh dan berkembang.
“Di 26 tahun bermusik ini sudah banyak fase yang aku lalui. Aku jadi ibu dua anak, tapi masih bisa berkarya dan bereksplorasi,” ujarnya.
Proses produksi album ini memakan waktu sekitar dua tahun dengan melibatkan sejumlah musisi dan produser seperti Dipha Barus, Lafa Pratomo, Nikita Dompas, hingga Clara Riva. Kolaborasi lintas nama ini memperkaya warna musik yang dihadirkan dalam album tersebut.
Kini, seluruh lagu dalam Sehidup Semusik telah resmi dirilis di berbagai platform musik digital dan siap dinikmati para pendengar.
Dengan album ini, Andien tidak hanya merayakan perjalanan kariernya, tetapi juga merangkai kembali kisah cinta dan kehidupan dalam satu harmoni yang utuh.
Editor : Johan Panjaitan