JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – Satine Zaneta mendapat tantangan baru di layar lebar. Aktris tersebut dipercaya memerankan karakter utama dalam film drama komedi Siti Si Vampir, karya sutradara Rahabi Mandra.
Dalam film tersebut, Satine berperan sebagai Siti, seorang gadis sederhana yang tinggal di rumah susun. Kehidupannya berubah drastis setelah ia dibawa oleh seorang vampir yang diperankan Ciccio Manassero ke sebuah rumah mewah.
Siti yang semula menjalani kehidupan biasa sontak terkejut ketika terbangun di kediaman sang vampir. Dari titik itulah kisahnya berkembang. Perlahan, Siti mengalami perubahan dan mulai menjadi vampir.
Namun, transformasi Siti tidak berlangsung seperti kisah vampir pada umumnya. Alih-alih memiliki taring yang tumbuh di bagian atas, justru taring bagian bawah yang muncul.
Baca Juga: Pemkab Karo Apresiasi Dedikasi Personel Damkar, Satpol PP dan Linmas
Keunikan tersebut menjadi salah satu sumber humor dalam film sekaligus memperkuat pendekatan komedi yang ditawarkan Siti Si Vampir.
Di balik cerita tentang vampir dan taring yang tak lazim, film ini membawa gagasan yang lebih luas mengenai ketimpangan kelas sosial. Rahabi Mandra menjadikan sosok vampir sebagai metafora tentang kelas atas, sementara Siti merepresentasikan masyarakat kelas bawah yang tiba-tiba terseret ke dalam kehidupan elite.
“Di Indonesia, vampir itu metafora yang untuk kelas atas. Siti ini anak rusun yang mendadak ‘digigit’ nasib jadi elit,” jelas Rahabi melalui pernyataan tertulis.
Menurut Rahabi, Siti Si Vampir tidak hanya ingin menghadirkan kelucuan melalui perubahan fisik sang tokoh utama. Film tersebut juga mencoba mengajak penonton menertawakan sekaligus melihat lebih dekat jarak sosial yang masih terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Harus Terjangkau dan Sesuai HET di Seluruh Indonesia
“Siti Si Vampir bukan sekadar komedi tentang taring yang tiba-tiba tumbuh (dari bawah), tapi menertawakan jarak kelas sosial kita,” lanjutnya.
Dengan memadukan drama, komedi, fantasi, dan kritik sosial, film ini menawarkan pendekatan berbeda terhadap kisah vampir yang selama ini identik dengan horor.
Siti Si Vampir dijadwalkan tayang di bioskop mulai 22 Oktober mendatang. (jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan