sumutpos.jawapos.com - Aktor laga Indonesia Iko Uwais kembali membawa nama Indonesia ke panggung perfilman dunia. Bintang The Raid tersebut dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang bergengsi 7th Jackie Chan International Action Film Week 2026 yang digelar di Harbin, China, pada Agustus 2026.
Melansir Instagram @cretivox, Jumat (14/8/2026), keterlibatan Iko sebagai juri menjadi pengakuan atas kiprahnya yang selama ini dikenal sebagai salah satu aktor laga Asia dengan reputasi internasional.
Melalui kemampuan bela diri, koreografi pertarungan, serta pengalaman membintangi berbagai produksi film aksi global, Iko dinilai memiliki kontribusi besar dalam perkembangan genre film laga.
Baca Juga: Putri Anne Jawab Kepercayaan yang Dianutnya
Jackie Chan International Action Film Week merupakan ajang yang mempertemukan sineas, aktor, hingga pelaku industri film dari berbagai negara untuk merayakan karya-karya aksi sekaligus memberikan ruang bagi talenta baru di genre tersebut. Pada 2026, ajang ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perfilman besar di Harbin yang berlangsung pada Agustus.
Nama Iko Uwais mulai dikenal luas setelah kesuksesan film The Raid yang memperkenalkan gaya aksi Indonesia ke dunia internasional. Sejak itu, ia terus memperluas karier dengan terlibat dalam berbagai proyek film luar negeri dan berkolaborasi dengan aktor serta sineas dari berbagai negara.
Tak hanya sebagai aktor, Iko juga dikenal memiliki pengalaman dalam bidang koreografi laga melalui keterlibatannya dalam pengembangan adegan pertarungan di sejumlah film. Kemampuannya memadukan seni bela diri dengan sinematografi aksi menjadi salah satu ciri khas yang membuatnya diperhitungkan di industri perfilman global.
Baca Juga: Ruben Onsu Siapkan Kartu AS untuk Lawan Sarwendah di Persidangan
Kepercayaan menjadi juri dalam festival yang membawa nama besar Jackie Chan ini menjadi pencapaian baru dalam perjalanan karier Iko Uwais. Kehadirannya diharapkan turut memperkuat posisi Indonesia dalam peta perfilman aksi dunia sekaligus membuka peluang lebih besar bagi talenta lokal untuk dikenal secara internasional.
Melalui ajang tersebut, Iko tidak hanya membawa prestasi pribadi, tetapi juga menjadi representasi bahwa film aksi Indonesia mampu bersaing dan mendapat apresiasi di tingkat global.(lin)
Editor : Redaksi