SUMUT POS- Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membantah perkara yang membuat kliennya menjadi tersangka berawal dari investasi.
Ia menyebut persoalan yang kini bergulir panas di publik berawal dari pinjaman uang. Menurut Minola, ada kondisi keuangan yang cukup pelik hingga membuat Ruben berada dalam situasi seperti “gali lubang tutup lubang”.
“Kenapa ada peristiwa (penipuan dan penggelapan) yang sekarang lagi ramai? Karena ada pinjaman, karena ada lubang besar yang harus ditanggung Ruben,” kata Minola secara virtual, Jumat (21/8).
Baca Juga: Minola Sebayang Sebut Sarwendah Mengintervensi Dirinya
Minola membeberkan sejumlah persoalan yang menjadi penyebab munculnya lubang besar pada kondisi keuangan Ruben Onsu. Pertama, ada tindakan mantan karyawan kepercayaan Ruben yang mengakibatkan kerugian sangat besar.
Menurut Minola, karyawan tersebut diduga melakukan penggelapan terhadap sejumlah aset milik Ruben, termasuk menjual sejumlah aset dan menggunakan kartu kredit.
“Yang membuat dia harus ada lubang besar, pertama adalah masalah tindakan karyawan kepercayaannya yang menikam dia dari belakang, yang menggelapkan aset-asetnya, menjual aset-asetnya, kartu kreditnya. Kalau ditotal angkanya hampir mencapai Rp100 miliar,” ujar Minola.
Persoalan kedua yang juga membuat situasi semakin rumit karena Ruben Onsu sebenarnya memiliki aset. Hanya saja, menurut Minola, aset tersebut justru menjadi beban karena tidak bisa dimanfaatkan ketika ia mengalami permasalahan keuangan.
“Kedua, dia punya aset, tapi asetnya saat ini tidak bisa dilakukan, ditahan. Karena banyak polemik,” kata Minola.
Situasi itu membuat Ruben Onsu harus mencari jalan lain untuk memenuhi berbagai kewajiban. Kondisi tersebut semakin diperparah karena Ruben harus menghadapi perceraian dengan Sarwendah. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe