MEDAN, SUMUT POS- Kisah perjuangan Djamin Ginting, putra Tanah Karo yang kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, kini hadir di layar lebar. Film biopik “Djamin Setia Selamanya” mulai tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia, termasuk Medan, Kamis (1/10/2026).
Di Kota Medan, pemutaran perdana film tersebut turut dirangkai dengan kegiatan Cinema Visit dan nonton bareng bersama Wali Kota Medan beserta jajaran di Deli Park XXI.
Sejumlah pemeran turut hadir, di antaranya Rafi Sudirman dan Marcell Darwin, bersama sutradara serta produser film.
Baca Juga: Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Film garapan sutradara Rako Prijanto ini, mengisahkan perjalanan Djamin Ginting sejak masa muda hingga menjadi salah satu tokoh dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tanah Karo, pada 12 Januari 1921. Kisahnya dalam film dimulai dari masa pendidikan di Handelsschool hingga ketika dirinya bergabung sebagai perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang.
Perjalanan tersebut kemudian membawanya pada kesadaran bahwa kemerdekaan Indonesia tidak akan datang begitu saja. Setelah Proklamasi Kemerdekaan 1945, Djamin disebut turut membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe.
Ia kemudian terlibat dalam perjuangan di berbagai wilayah, mulai Medan Area, Tanah Karo, Langkat hingga Aceh.
Bukan Sekadar Kisah Perang
“Djamin Setia Selamanya” tidak hanya menampilkan pertempuran. Film tersebut juga mengangkat sisi personal kehidupan Djamin Ginting, termasuk hubungannya dengan Likas Tarigan.
Sosok Likas digambarkan sebagai perempuan tangguh yang menjadi kekuatan emosional sekaligus penyemangat Djamin dalam menjalani perjuangan.
Kisah persahabatan Djamin dengan Kadir Saragih, Selamat Ginting dan Jacob Waas juga menjadi bagian dari cerita. Hubungan mereka menggambarkan loyalitas, pengorbanan dan persaudaraan yang terjalin di tengah situasi perang.
Rafi Sudirman dipercaya memerankan tokoh Djamin Ginting. Aktor muda tersebut memerankan sosok pejuang yang memimpin pasukan gerilya dalam mempertahankan kemerdekaan.
Selain Rafi, film ini juga diperkuat sejumlah pemeran lintas generasi. Claresta Taufan berperan sebagai Likas Tarigan, Chicco Kurniawan sebagai Kadir Saragih, Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting dan Marcell Darwin sebagai Jacob Waas.
Kemudian Unique Priscilla memerankan Tidang Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Arla Ailani sebagai Sarita dan Sulthan Hamonangan sebagai Ucok.
Film ini ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana serta diproduksi Erjege Pictures. Cerita memadukan drama sejarah, aksi perang dan kisah kemanusiaan dalam perjalanan hidup Djamin Ginting.
Executive Producer “Djamin Setia Selamanya” yang juga putri Djamin Ginting, Riahna Djamin Ginting, mengatakan film tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada sang ayah sekaligus hadiah bagi generasi Indonesia.
“Bagi saya, Djamin Setia Selamanya bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia,” ujar Riahna.
Ia berharap kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi Z dan milenial untuk berani mengambil peran dalam perubahan.
“Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini,” katanya.
Sementara itu, Rako Prijanto mengaku tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena perjalanan hidup tokoh tersebut memperlihatkan bagaimana seorang pemuda dengan keberanian dan pemikiran visioner dapat mengambil bagian dalam perubahan sejarah.
“Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan,” ujar Rako.
Djamin Ginting dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014 atas jasa dan pengabdiannya. Namanya juga diabadikan menjadi salah satu ruas jalan utama yang menghubungkan Kota Medan dengan kawasan Tanah Karo.
Melalui film ini, perjalanan hidup Djamin Ginting kembali diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Kisah seorang putra Tanah Karo yang terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan tersebut dihadirkan melalui perpaduan drama, sejarah dan kisah kemanusiaan.
Film “Djamin Setia Selamanya” resmi tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. (man/ram)
Editor : Juli Rambe