Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bil Gates Siap Donasikan 99 Persen Kekayaan untuk Perbaikan Sistem Kesehatan dan Pendidikan

Johan Panjaitan • Rabu, 4 Juni 2025 | 07:50 WIB

 

BERTEMU: Bill Gates (kiri), pendiri Gates Foundation, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, pekan lalu. FOTO: JAWA POS/SUMUT POS
BERTEMU: Bill Gates (kiri), pendiri Gates Foundation, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, pekan lalu. FOTO: JAWA POS/SUMUT POS

 

ADDIS ABABA, Sumutpos.Jawapos.com– Miliarder dan pendiri Microsoft Bill Gates berkomitmen untuk menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya yang diperkirakan mencapai USD 200 miliar (Rp 3.249 triliun, kurs Rp 16.250 per dolar AS) dalam 20 tahun ke depan. Sebagian besar kekayaan Gates akan dialokasikan untuk memperbaiki sistem kesehatan dan pendidikan di benua Afrika.

Dalam pidato di markas besar Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia, Gates menegaskan bahwa investasi pada kesehatan dan pendidikan jadi kunci membangun masa depan Afrika.

”Dengan membuka potensi manusia melalui kesehatan dan pendidikan, setiap negara di Afrika seharusnya bisa menuju kemakmuran,” ucapnya seperti dilansir BBC, Selasa(3/6).

Gates menyampaikan, bahwa 99 persen dari hartanya akan disalurkan melalui Gates Foundation yang akan menghentikan operasinya pada 2045.

”Saya baru saja membuat komitmen bahwa kekayaan saya akan diberikan dalam 20 tahun ke depan. Mayoritas dana itu akan digunakan untuk menghadapi tantangan di Afrika,” tuturnya.

Komitmen Gates disambut positif oleh mantan Ibu Negara Mozambik, Graça Machel. Dia menyebut langkah itu sebagai harapan di tengah ketidakpastian.

”Kami mengandalkan komitmen teguh Bill Gates untuk terus berjalan bersama kami dalam jalur transformasi ini,” ucapnya.

Komitmen Gates sekaligus krusial mengingat pemotongan bantuan kesehatan oleh pemerintah Amerika Serikat. Alhasil, keberlanjutan program kesehatan Afrika menjadi semakin bergantung pada filantropi global. Gates Foundation termasuk satu di antara tiga filantropi global terbesar dunia.

Meski menghadapi kritik tentang pengaruh besar yayasannya terhadap kebijakan kesehatan global, Gates tetap teguh pada tekadnya.

”Akan ada banyak hal yang dikatakan orang ketika saya meninggal. Tapi, saya memastikan bahwa meninggal dalam keadaan kaya bukan salah satunya,” tulis Gates dalam blog pribadinya. (din/dns/jpg/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#kesehatan #bill gates #pendidikan #microsoft