Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Trump Ajukan Kesempatan Terakhir Gencatan Senjata untuk Hamas

Johan Panjaitan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 19:00 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan kenakan tarif 10 persen tergabung BRICS.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan kenakan tarif 10 persen tergabung BRICS.


WASHINGTON, Sumutpos.jawapos.com – Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum. Dia menetapkan Minggu (5/10) malam sebagai batas waktu bagi Hamas untuk menerima proposal gencatan senjata dan pertukaran tahanan. Trump menyebut tawaran itu sebagai ’’kesempatan terakhir’’ bagi Hamas untuk mengakhiri konflik di Gaza.


’’Jika kesepakatan itu tidak disetujui, kehancuran total yang belum pernah dilihat siapa pun akan meletus terhadap Hamas,’’ ujar Trump sebagaimana dikutip Anadolu, Jumat (3/10).


Dia juga menyeru kepada warga sipil untuk segera meninggalkan wilayah yang disebut sebagai area potensi kematian itu.


Jumat malam lalu, Hamas dikabarkan menyampaikan persetujuan atas tawaran Trump tersebut. Mereka siap membebaskan seluruh tawanan, termasuk yang telah meninggal, sesuai dengan kerangka pertukaran dalam proposal Trump.


Hamas juga menyatakan siap bernegosiasi mengenai penyerahan administrasi wilayah kantong (Gaza) kepada badan Palestina yang terdiri atas otokrat independen.
Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tengah mempersiapkan implementasi tahap pertama atas proposal Trump untuk pembebasan seluruh sandera itu. Proposal tersebut berisi 20 poin yang diluncurkan Trump bersama Netanyahu di Gedung Putih pada 29 September lalu.


Isinya mencakup gencatan senjata secepatnya, pembebasan seluruh sandera, perlucutan senjata Hamas, jaminan tidak ada warga Gaza yang dipaksa meninggalkan wilayah mereka, serta pembentukan panel perdamaian sebagai badan pemerintahan. Sir Tony Blair menjadi salah satu anggota badan itu.


’’Menyusul tanggapan Hamas, Israel sedang mempersiapkan implementasi tahap pertama rencana Trump untuk pembebasan semua sandera.’’ Demikian pernyataan kantor PM Israel yang dikutip AFP, Sabtu(4/10).


PBB mencatat, lebih dari 417 ribu orang telah mengungsi dari Gaza Utara sejak pertengahan Agustus lalu. Israel memperketat blokade sejak Maret lalu dengan penutupan perbatasan. Termasuk menghentikan pengiriman bahan makanan serta obat-obatan. Kondisi itu mendorong wilayah Gaza menuju ambang kelaparan. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#donald trump #hamas #gencatan senjata #palestina