Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pesan Iran, Ingin Selamat? Jauhi Kapal Perang Amerika Serikat di Selat Hormuz

Juli Rambe • Sabtu, 9 Mei 2026 | 02:00 WIB
IRGC keluarkan peta baru Selat Hormuz. (Dok: Al Jazeera)
IRGC keluarkan peta baru Selat Hormuz. (Dok: Al Jazeera)

 

SUMUT POS- Garda Revolusi Iran (IRGC) bertekad untuk mempertahankan wilayah hukumnya dari pengaruh asing. Termasuk dengan melawan Amerika Serikat yang bersiap untuk melanjutkan blokade di Selat Hormuz.

IRGC dengan tegas mengingatkan kapal-kapal untuk menjauhi kapal perang Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz. Mereka mengatakan akan memberi pelajaran kepada 'yankee' yang merupakan istilah untuk orang Amerika.

"Kami menyarankan Anda untuk menjaga jarak setidaknya 10 mil dari kapal perang demi keselamatan Anda, karena terkadang kita perlu memberi pelajaran kepada Yankee dengan rudal dan drone," bunyi suara seseorang yang membagikan rekaman audio kepada CNN, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Dua Warga Singapura Diisolasi karena Jadi Penumpang di Kapal Pesiar MV Hondius

Seorang sumber dari industri maritim mengatakan kepada CNN bahwa pada Kamis "pihak Iran meminta semua kapal yang berada di bagian utara Selat untuk bergerak lebih dekat ke Dubai, yang semuanya mereka lakukan". Sumber itu juga mengatakan ada "tembakan hebat" di jalur air tersebut pada hari itu.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan lalu lintas di Selat Hormuz "tetap berkurang secara signifikan,", dengan beberapa insiden terkait keamanan baru dilaporkan "dalam 48 jam terakhir."

Operasi di jalur air tersebut "tetap berisiko tinggi berdasarkan serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal di daerah tersebut," kata UKMTO.

"aktivitas penegakan hukum terkait blokade terus berlanjut," sambungnya.

Sumber lain yang beroperasi di industri maritim Iran mengatakan kepada CNN bahwa peluang "resolusi damai yang sukses untuk konflik ini" masih sangat kecil.

"Kami memiliki beberapa kekhawatiran bahwa perang mungkin akan segera dimulai," kata sumber tersebut.

Sejak AS dan Israel memulai serangan udara terhadap Iran pada akhir Februari, Iran telah mengancam akan menyerang kapal apa pun yang melewati Selat Hormuz tanpa izin dari angkatan laut IRGC.

Seperti diketahui, ketegangan di Timur Tengah ini dimulai sejak akhir Februari lalu. Tepatnya, saat Amerika Serikat dan Israel menyerang Teheran. Tidak tinggal diam, Iran membalas dengan menjatuhkan rudal dan drone ke wilayah Israel. (bbs/ram)

Editor : Juli Rambe
#iran lawan as dan israel #pesan iran untuk kapal #selat hormuz