SUMUT POS- Pangeran Harry dikabarkan akan membawa isteri dan kedua anaknya ke London, bulan depan. Karena itu, dia menyiapkan tim pengamanan sendiri karena sudah kekuar dari keluarga kerajaan.
Menurut sejumlah sumber, kunjungan keluarga Sussex itu diprediksi akan menjadi sorotan publik dan disebut-sebut sebagai "tontonan besar".
Meski menghabiskan sekitar 3 juta dolar AS per tahun untuk layanan keamanan pribadi di Amerika Serikat, Harry hingga kini belum berhasil mendapatkan kembali perlindungan polisi bersenjata selama berada di Inggris. Permohonannya masih bergulir setelah ia menggugat keputusan Kementerian Dalam Negeri Inggris terkait pencabutan status keamanan VIP.
Baca Juga: Indonesia akan Hadapi India di Semifinal AVC Men's Cup 2026
Sebagai gantinya, Harry dan keluarganya ditawari menginap di salah satu kediaman kerajaan yang telah dilengkapi sistem keamanan. Namun, sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan Harry tetap akan membawa satu hingga dua anggota tim keamanan pribadinya.
"Harry memang selalu bepergian dengan pengawal pribadinya. Mereka tidak akan datang menggunakan jet pribadi, tetapi tim keamanan tetap ikut mendampingi," ujar sumber tersebut dikutip Page Six.
Kunjungan ini dijadwalkan bertepatan dengan hitung mundur satu tahun menuju penyelenggaraan Invictus Games di Birmingham yang akan berlangsung pada 7-10 Juli tahun depan.
Di sela agenda tersebut, Harry juga disebut berharap dapat bertemu ayahnya, Raja Charles, yang selama ini sangat jarang bertemu kedua cucunya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Sumber lain menyebut Harry dan Meghan menyadari bahwa kehadiran mereka akan menyedot perhatian publik.
"Mereka tahu kunjungan ini akan menjadi tontonan besar. Mereka tentu ingin ada foto-foto yang memperlihatkan mereka sebagai bagian dari keluarga kerajaan," ungkap sumber tersebut. Karena itu, muncul spekulasi apakah Istana Buckingham akan merilis foto resmi Raja Charles bersama Archie dan Lilibet.
Meski Meghan beberapa kali membagikan momen bersama kedua anaknya melalui Instagram maupun promosi merek gaya hidup As Ever, wajah Archie dan Lilibet selama ini jarang diperlihatkan secara jelas kepada publik.
Sementara itu, Meghan Markle dikabarkan tidak memiliki agenda bisnis selama berada di Inggris. Berbeda dengan kunjungannya ke Australia pada April lalu yang dimanfaatkan untuk mempromosikan merek As Ever dan menjalin kerja sama dengan platform mode berbasis kecerdasan buatan, OneOff, kali ini Meghan disebut hanya akan fokus mendampingi keluarganya.
Saat ini, status keamanan Harry masih dalam proses peninjauan. RAVEC akan memberikan rekomendasi kepada ketua independen untuk menentukan apakah Harry kembali berhak memperoleh pengawalan polisi bersenjata. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri Inggris hanya menyatakan bahwa sistem perlindungan pemerintah dirancang secara ketat dan proporsional.
"Kami memiliki kebijakan untuk tidak mengungkap rincian pengaturan keamanan karena hal itu dapat memengaruhi efektivitas sistem dan keselamatan individu yang dilindungi," demikian pernyataan resmi kementerian. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe