sumutpos.jawapos.com - Di tengah bayang-bayang konflik yang belum berakhir, sebuah ruang kecil berusaha menghadirkan kembali keceriaan bagi anak-anak Gaza. Mahmoud Khalil Shaheen, seorang warga lokal, membangun kompleks hiburan berbasis tenda bernama Jump City di Jalan Yassin, wilayah utara Kota Gaza.
Melansir Inatagram @cretivox, Kamis (6/8/2026), dengan keterbatasan sumber daya, Mahmoud mendirikan tempat bermain tersebut dari nol. Mengandalkan material tenda dan berbagai peralatan sederhana, ia menciptakan ruang yang dirancang khusus agar anak-anak dapat kembali menikmati momen bermain yang selama ini sulit mereka rasakan.
Bagi Mahmoud, Jump City bukan hanya sekadar taman bermain. Tempat itu menjadi simbol ketahanan dan kepedulian di tengah situasi sulit. Ia ingin menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak, sekaligus membantu mereka melupakan sejenak trauma akibat konflik yang telah berlangsung lama.
Baca Juga: Ronny Tanuwijaya: Gelar Piala Presiden 2026 Bukti Persebaya Kembali ke Jalur Juara
Suara tawa anak-anak yang kembali terdengar di area Jump City menjadi gambaran kecil tentang harapan yang masih tumbuh di tengah kehancuran. Di ruang sederhana itu, anak-anak Gaza mendapatkan kesempatan untuk bermain, bersosialisasi, dan merasakan kembali bagian dari masa kecil mereka yang sempat hilang.
Mahmoud berharap keberadaan Jump City dapat menjadi pengingat bahwa anak-anak tetap membutuhkan ruang untuk tumbuh, belajar, dan bahagia, meski hidup dalam kondisi penuh ketidakpastian.
Bagi warga Gaza, langkah kecil seperti ini memiliki makna besar. Sebab di tengah konflik dan kehilangan, menghadirkan senyuman seorang anak menjadi bentuk perlawanan terhadap hilangnya harapan.(lin)
Editor : Redaksi