Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jangan Asal Makan, Berikut Ciri-Ciri Jamur Yang Aman Dikonsumsi dan Yang Beracun

Redaksi • Selasa, 16 September 2025 | 12:00 WIB

 

Salah satu jenis jamur yang aman dikonsumsi, pixabay.com
Salah satu jenis jamur yang aman dikonsumsi, pixabay.com

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Ada ribuan jenis jamur di bumi. Sebagian kecil dari ribuan jamur yang aman dikonsumsi, selebihnya bisa menyebabkan keracunan.

Permasalahannya agak sulit untuk orang awam membedakan mana jamur yang beracun dan tidak beracun. Untuk itu khususnya para penikmat jamur, sangat penting untuk membedakan mana jamur yang aman dan mana jamur yang tidak layak konsumsi.

Untuk jenis jamur konsumsi, jamur ini digadang-gadang sangat baik bagi kesehatan. Karena di dalam jamur mengandung nutrisi seperti serat, vitamin, antioksidan dan senyawa bioaktf yang membantu menjaga kesehatan jantung.

Beberapa jenis jamur yang aman dikonsumsi adalah jamur shitake, jamur kancing, jamur enoki, jamur portobello, jamur kuping dan jamur reishi.

Selain itu ada beberapa jamur beracun yang masih bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal seperti?ling zhi, maitake dan enokitake.

Di dalam jamur beracun terkandung beberapa jenis senyawa toksin yang bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan manusia.

Setidaknya ada enam perbedaan fisik yang mencolok antara jamur beracun dan tidak beracun. Berikut ini perbedaannya dikutip dari berbagai sumber.

Warna tubuh buah bervariasi. mulai dari merah. kuning terang. putih. hitam legam. hingga jingga.
Jamur seperti ini mengeluarkan aroma ammonia atau seperti bau kotoran, biasanya memiliki cincin atau cawan pada bagian pangkal batangnya.

Jamur beracun sering dijumpai tumbuh di wilayah kotor seperti diatas kotoran hewan. Saat dipotong dengan menggunakan pisau misalnya akan terlihat noda hitam atau biru pada pisau. Kemudian saat dimasak akan mengalami perubahan warna.

Warna yang mencolok terkadang memancing rasa penasaran untuk memegang atau bahkan malah mencicipinya.

Biasanya di bagian tudung jamur tersebut terdapat bintik-bintik yang mencolok. Jamur ini mudah hancur apabila diraba dan jika dipotong akan mengeluarkan getah.

Untuk menghindari salah pilih jamur. jangan sekali-sekali menganalisis jamur sendiri tanpa bersama dengan ahli.

Pilihlah jamur yang sudah dibudidayakan karena jamur tersebut dipastikan aman. Jangan pernah mengambil jamur yang masih belum mekar karena akan sulit menganalisis bentuk fisik jamur.

Jamur yang tidak dapat dimakan biasanya tumbuh di area yang kotor dan berbau seperti pada kotoran sapi.

Jamur tersebut sering disebut sebagai magical mushroom, karena bisa membuat seseorang yang memakannya mengalami halusinasi yang bisa membahayakan diri sendiri.

Konsumsilah jamur yang masih segar dan tidak menunjukkan adanya bagian yang terdekomposisi oleh ulat atau larva lainnya. Usahakan mengonsumsi jamur dalam keadaan sudah dimasak. (sita)

Editor : Redaksi
#Aman #konsumsi #beracun #jamur