Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

6 Tips Hilangkan Bau Amis pada Daging Kambing

Admin SP • Rabu, 30 Oktober 2024 | 17:11 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

SUMUTPOS.CO - Daging kambing dan sapi dikenal memiliki aroma yang kuat dan unik, yang tidak disukai oleh beberapa orang. Ada banyak cara untuk menghilangkan bau tersebut, agar daging bisa dinikmati tanpa terhalang oleh aromanya yang khas.
Kali ini kita akan membahas berbagai cara menghilangkan bau daging kambing dan mudah dipraktekkan.

1. Taburi Garam
Salah satu cara untuk menghilangkan bau amis dari daging kambing yang sudah dicuci adalah dengan menaburkan atau melumurinya dengan garam. Menaburi daging dengan garam secara keseluruhan sangat membantu menghilangkan bau tidak sedapnya.
Selanjutnya, taburi daging kambing dengan garam secara merata. Anda dapat menggunakan garam kasar atau garam halus. Setelah daging dicampur secara merata, diamkan selama 60 menit. Setelah itu, bersihkan garam dengan air, lalu rebus dan olah sesegera mungkin.

2. Siram denga Cuka
Cuka menjadi salah satu bahan yang ampuh untuk mengusir aroma bau pada daging sapi atau kambing. Caranya pun mudah, bersihkan dahulu daging dengan air mengalir.

Selanjutnya, sirami daging sapi dengan cuka secara merata. Disarankan jangan terlalu banyak, cukup gunakan setengah sendok teh cuka untuk satu potong daging. Terlalu banyak menggunakan cuka justru akan menghilangkan cita rasa dari daging.

3. Jeruk Nipis
Air jeruk nipis cukup ampuh untuk menghilangkan bau pada daging sapi. Kamu hanya perlu memeras jeruk nipis dan balurkan airnya secara merata pada daging sapi.
Selain itu, duan jeruk nipis juga bisa digunakan dengan cara menghancurkannya dan dibaluri pada daging. Tak hanya ampuh menghilangkan bau, jeruk nipis juga bisa membunuh bakteri pada daging sapi.

4. Bungkus dengan daun pepaya
Membungkus daging dengan daun pepaya adalah metode tradisional yang efektif untuk menghilangkan bau amis dan juga melembutkan tekstur daging. Daun pepaya mengandung enzim yang dapat menetralkan bau tidak sedap pada daging. Cara menggunakannya juga cukup sederhana:

Siapkan beberapa lembar daun pepaya yang telah dibersihkan.
Bungkus daging yang telah dipotong-potong dengan daun pepaya tersebut.
Biarkan daging terbungkus selama sekitar 60 menit sebelum diolah.
Penggunaan daun pepaya tidak hanya membantu dalam menghilangkan bau, tetapi juga berperan dalam membuat daging menjadi lebih empuk, sehingga lebih mudah saat diolah. Jika daun pepaya tidak tersedia, daun jati bisa menjadi alternatif pengganti.

5. Masak dengan suhu yang tepat
Memasak daging pada suhu yang tepat adalah cara yang efektif untuk memastikan bahwa semua bakteri yang mungkin ada telah dibunuh. Ini penting untuk mencegah penyakit yang berasal dari makanan. Berikut adalah panduan suhu yang harus kamu capai saat memasak daging:

Daging Sapi, Kambing Muda, dan Domba:
Untuk jenis daging ini, penting untuk memastikan bahwa suhu internal daging mencapai sekitar 63 derajat Celsius. Suhu ini cukup untuk membunuh bakteri yang mungkin ada dalam daging.

Untuk Memanaskan Kembali Sisa Makanan: Jika kamu memiliki sisa makanan yang ingin dimakan kembali, pastikan untuk memanaskannya hingga suhu setidaknya 70 derajat celsius. Ini memastikan bahwa semua bakteri yang mungkin telah berkembang selama penyimpanan dieliminasi sebelum konsumsi.

6. Parutan Jahe
Parutan jahe dapat digunakan untuk menghilangkan bau amis daging sapi. Caranya adalah memarut jahe terlebih dahulu dan kemudian mengoleskannya pada daging sapi. Diamkan selama sekitar tiga puluh menit.

Setelah itu, bersihkan sisa ampas jahe dari daging. Barulah daging sapi dapat digunakan untuk membuat berbagai macam masakan.(bbs/han)

Editor : Redaksi
#daging kambing #Hilangkan Bau Amis