SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Sawi pagoda memang belum begitu populer di tengah masyarakat umum, padahal rasa sawi pagoda itu begitu gurih nan lembut.
Selain rasa yang enak, sawi pagoda sangat baik bagi kesehatan. Zat asam glukosinolat yang terdapat pada sawi tersebut mengandung anti oksidan tinggi yang dapat mencegah penyakit kronis seperti kanker.
Menanam sawi pagoda juga tidak lah terlalu rumit. Bahkan dalam lahan yang terbatas seperti perkotaan pun masih memungkinkan menanam sawi pagoda.
Sawi pagoda bisa tumbuh subur dalam polybag. Bisa panen sekitar 30 hingga 40 hari setelah tanam.
Berikut adalah langkah-langkah menanam sawi pagoda, seperti dilansir dari kanal Youtube Oky Channel.
Langkah pertama yang perlu dipersiapkan adalah Pembuatan media tanam.
Jika itu di lahan terbatas, maka bisa menggunakan polybag. Jika ditanam langsung di tanah, maka pastikan tanah digemburkan terlebih dahulu, dan dibuat bedengan.
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menyiapkan media tanam, seperti berikut: benih atau bibit sawi pagoda, media tanam.
Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Terakhir, masukan tanah yang sudah dicampur rata ke dalam polybag.
Penyemaian benih Benih sawi pagoda akan tumbuh dengan baik apabila disemai terlebih dahulu.
Cara penyemaian benih sawi sangat mudah. Siapkan tanah dan tray semai, masukan tanah ke dalam tray, kemudian buat lubang tanam dan masukan benih sawi pagoda.
Setelah 2 sampai 3 minggu, bibit sawi pagoda sudah siap dipindah tanam.
Penanaman Setelah pembuatan media tanam dan penyemaian selesai, langkah selanjutnya yaitu melakukan penanaman.
Berikut ini cara menanam pagoda di polybag yang benar: Buat lubang tanam pada polybag.
Masukkan bibit ke dalam lubang tanam. Tutup lubang tanam dengan tanah. Lakukan perawatan dan siram secara rutin.
Pemeliharaan Pertumbuhan dan perkembangan sawi pagoda akan baik, apabila dipelihara secara rutin.
Pemeliharaan yang harus dilakukan seperti: Pembersihan rumput liar dengan dicabut secara manual menggunakan tangan.
Pemupukan berimbang sesuai kebutuhan tanaman. Pengendalian hama penyakit sesuai dosis yang dianjurkan.
Panen Sawi pagoda memiliki umur panen yang cukup singkat yaitu sekitar 40 hingga 50 hari setelah tanam.
Pemanenan sawi pagoda dengan mencabut tanaman dari polybag, kemudian dipotong akarnya. Setelah itu, bersihkan sawi sebelum diolah atau disimpan.
Jika kamu ingin menikmati panen sawi pagoda secara berulang, maka tinggal mengambil daun-daunnya, dan biarkan batangnya tetap tumbuh di media tanam.
Sawi pagoda sedap dimasak dengan cara ditumis, namun enak juga jika dimasak dengan mencampurnya dengan mie.***
Editor : Redaksi