sumutpos.jawapos.com - Daging wagyu itu adalah daging sapi berkualitas tinggi yang berasal dari Jepang dan dibagi-bagi berdasarkan grade-nya.
Pengertian soal daging wagyu di atas sepertinya sudah cukup terang, namun informasi lebih detail di bawah ini tentu akan memuaskan dahaga penggemar daging.
Melansir American Wagyu Association, Rabu (17/6/2026), daging wagyu banyak diburu karena menawarkan cita rasa unik dengan sedikit rasa manis yang tidak dimiliki oleh jenis daging lainnya.
Selain itu, kelembutan daging wagyu yang meleleh pada saat dimakan menjadikannya berada di level yang berbeda.
Baca Juga: B50 Siap Meluncur 1 Juli 2026, Diklaim Lebih Efisien dan Serap Jutaan Tenaga Kerja
Hal inilah yang membuat daging wagyu memiliki harga yang lebih mahal jika dibanding dengan daging sapi lainnya.
Kata 'Wagyu' berasal dari kata 'Wa' yang berarti Jepang dan 'gyu' yang berarti sapi.
Di Jepang sendiri terdapat setidaknya empat jenis sapi yang digolongkan sebagai wagyu. Keempat jenis sapi itu adalah Japanese Black, Japanese Brown (Red Wagyu), Japanese Polled, dan Japanese Shorthorn.
Dua jenis sapi yang disebutkan terakhir hanya dikembangbiakkan secara eksklusif di Jepang.
Selain berasal dari keturunan yang dijaga ketat, untuk menghasilkan daging wagyu yang berkualitas para peternak sapi di Jepang juga memberikan perawatan yang maksimal pada sapi-sapi mereka.
Baca Juga: Kulit dari Kaktus, Inovasi Ramah Lingkungan yang Mulai Dilirik Industri Fashion Dunia
Lingkungan tempat peternakan sapi wagyu harus berada di wilayah yang bebas stres dan berhawa sejuk. Pemberian pakan dan nutrisi khusus dilakukan untuk menghasilkan daging yang berkualitas baik.
Untuk dapat menghasilkan marbling yang tinggi, para peternak juga melakukan pemijatan pada sapi-sapi mereka dengan tujuan untuk merelaksasi otot dan menghindari stres yang berlebihan pada sapi.
Karena proses pemeliharaannya yang rumit dan panjang, serta pasokan yang terbatas, membuat daging wagyu.
Pun yerdapat grade atau tingkatan berdasarkan kualitas daging wagyu yang dihasilkan oleh sapi tersebut.
Baca Juga: ASUS ROG Luncurkan ROG Zephyrus Duo di Indonesia, Laptop Gaming Dual-Screen OLED Pertama di Dunia
Standar kualitas daging wagyu ditentukan oleh lembaga yang bernama Japanese Meat Grading Association (JMGA).
Untuk menentukan grade daging wagyu JMGA menggunakan dua kode, yakni kode huruf A, B, C dan kode angka 1, 2, 3, 4, 5.
Grade daging wagyu dibuat disusun berdasarkan jenis atau asal sapi dan juga dari kualitas daging.
Kode huruf pada wagyu ini dibuat berdasarkan keturunan sapi itu berasal dan jumlah daging berkualitas yang dihasilkan oleh sapi tersebut.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kodim 0201/Medan, Desak TNI Kembali ke Barak
Sementara kode angka diberikan berdasarkan tampilan dari daging wagyu itu sendiri. Penilaian ini meliputi warna daging, lemak, tekstur, dan marbling dari daging wagyu itu sendiri.
Semakin tinggi angkanya, maka semakin berkualitas daging wagyu itu.
Berdasarkan penilaian tersebut, daging sapi wagyu A5 menjadi daging wagyu dengan kualitas tertinggi yang beredar di pasaran untuk saat ini.
Berikut soal grade daging wagyu:
1. Grade A
Grade tertinggi, menghasilkan banyak daging berkualitas dan berasal dari sapi keturunan murni wagyu.
2. Grade B
Grade menengah, menghasilkan daging berkualitas tak sebanyak grade A dan pada umumnya berasal dari sapi hasil perkawinan silang.
3. Grade C
Grade terbawah, menghasilkan sedikit daging berkualitas, berasal dari sapi whole stain atau angus.(lin)