sumutpos.jawapos.com - Peralatan rumah tangga yang digunakan setiap hari sering kali luput dari perhatian. Padahal, kondisi wadah makanan, botol minum, wajan, hingga talenan dapat memengaruhi kebersihan dan keamanan makanan yang dikonsumsi keluarga.
Melansir Instagram @lambegosiip, Minggu (23/8/2026), botol dan wadah plastik, misalnya, sebaiknya tidak digunakan terus-menerus apabila sudah mengalami kerusakan seperti retak, berubah bentuk, atau penuh goresan. Kerusakan pada permukaan dapat membuat benda tersebut lebih sulit dibersihkan dan berpotensi menjadi tempat menumpuknya kotoran.
Bukan berarti semua produk plastik berbahaya atau dapat langsung menyebabkan penyakit serius. Keamanan bahan yang bersentuhan dengan makanan bergantung pada jenis material, kualitas produk, kondisi penggunaan, serta cara perawatannya.
Baca Juga: India Perpanjang Bantuan Tunai Petani hingga 2031
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menjelaskan bahwa bahan yang digunakan untuk kemasan makanan, wadah, maupun peralatan masak harus melalui evaluasi keamanan sesuai tujuan penggunaannya.
Perhatian juga perlu diberikan pada wajan anti lengket. Wajan dengan lapisan yang mulai mengelupas, tergores parah, atau sudah kehilangan permukaan pelapisnya sebaiknya dipertimbangkan untuk diganti. FDA menyebut lapisan anti lengket pada peralatan masak tertentu telah disetujui untuk penggunaan kontak makanan, tetapi penggunaannya tetap perlu mengikuti petunjuk produsen dan menghindari alat masak yang dapat menggores permukaan.
Selain wajan, talenan menjadi salah satu peralatan yang sering bersentuhan langsung dengan bahan makanan. Talenan yang dipenuhi goresan dalam dapat menyulitkan proses pencucian dan pembersihan. Permukaan yang rusak berisiko menyimpan sisa makanan atau mikroorganisme jika tidak dirawat dengan baik.
Baca Juga: Rudiansyah, Superman Kecil dari Palangka Raya yang Lawan Api Karhutla
Sebagai pilihan alternatif, masyarakat dapat menggunakan peralatan yang lebih tahan lama seperti wadah kaca, botol kaca, wajan stainless steel, atau talenan kayu yang dirawat dengan benar.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar masyarakat tidak langsung panik terhadap seluruh produk berbahan plastik atau anti lengket. Penggunaan yang tepat, pemilihan produk berkualitas, serta mengganti peralatan ketika kondisinya sudah tidak layak menjadi langkah penting menjaga keamanan dapur.
Di media sosial, imbauan untuk lebih memperhatikan kondisi peralatan rumah tangga turut mendapat perhatian. Sejumlah warganet mengaku baru menyadari bahwa kebiasaan memakai wadah atau alat masak hingga rusak masih sering dilakukan karena dianggap lebih hemat. Ada pula yang mulai beralih menggunakan bahan kaca dan stainless steel setelah melihat pentingnya menjaga kebersihan peralatan yang bersentuhan dengan makanan.
Baca Juga: HUT ke-28 PAN, DPD PAN Batubara Dorong Partai Semakin Modern
Pada akhirnya, menjaga kesehatan keluarga tidak selalu dimulai dari hal besar. Kebiasaan sederhana seperti memeriksa kondisi peralatan dapur dan menggantinya saat sudah tidak layak pakai dapat menjadi langkah kecil untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman.(lin)
Editor : Redaksi