JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – Bau menyengat dari tempat sampah kerap menjadi masalah kecil yang mengganggu kenyamanan dapur. Meski sampah sudah rutin dibuang, sisa cairan dan limbah makanan yang menempel di dasar tempat sampah dapat membuat aroma tidak sedap bertahan lebih lama.
Kabar baiknya, mengatasi masalah tersebut tidak selalu membutuhkan pengharum ruangan mahal. Sejumlah bahan sederhana yang tersedia di rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu menyerap kelembapan sekaligus mengurangi bau.
Dilansir dari laman RBC.Ukraina, berikut lima cara praktis yang bisa dicoba.
1. Manfaatkan Kulit Jeruk
Jangan buru-buru membuang kulit lemon, jeruk, atau mandarin. Potongan kulit buah tersebut dapat diletakkan di dasar kantong sampah atau langsung di dalam tempat sampah.
Aroma khas jeruk yang segar dapat membantu mengurangi bau tidak sedap. Agar tetap efektif, ganti kulit buah setiap beberapa hari dan jangan biarkan terlalu lama hingga membusuk.
2. Taburkan Baking Soda
Baking soda menjadi salah satu bahan sederhana yang bisa membantu mengendalikan bau.
Caranya cukup mudah. Setelah tempat sampah dibersihkan dan dikeringkan, taburkan sekitar dua hingga tiga sendok makan baking soda di bagian dasar sebelum memasukkan kantong sampah.
Bahan tersebut dapat membantu menyerap bau dan sebagian kelembapan. Jika baking soda sudah basah, segera ganti dengan yang baru.
3. Jangan Buang Ampas Kopi
Ampas kopi juga bisa dimanfaatkan untuk membantu menyamarkan aroma tidak sedap.
Pastikan ampas kopi dikeringkan terlebih dahulu, kemudian masukkan ke dalam kantong kain kecil atau saringan kertas dan letakkan di dekat kantong sampah.
Aroma kopi yang kuat dapat membantu mengurangi bau. Namun, jangan menggunakan ampas yang masih basah karena kelembapan justru dapat memicu pertumbuhan jamur.
4. Lapisi Dasar Tempat Sampah dengan Kertas
Sumber bau terkadang bukan berasal dari sampah padat, melainkan cairan yang merembes dan menggenang di bagian dasar kantong.
Untuk mengatasinya, letakkan beberapa lapis koran bekas, tisu dapur, atau potongan kardus di dasar tempat sampah.
Lapisan tersebut dapat menyerap sebagian cairan yang bocor sehingga kelembapan tidak langsung menumpuk di dasar tempat sampah.
5. Bersihkan dengan Larutan Cuka
Jika bau sudah telanjur meresap ke dalam plastik tempat sampah, mengganti kantong saja tidak cukup. Tempat sampah perlu dibersihkan secara menyeluruh.
Kosongkan tempat sampah, kemudian cuci menggunakan air dan sabun pencuci piring. Setelah itu, lap permukaannya dengan campuran cuka dan air.
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah mengeringkan tempat sampah sepenuhnya. Biarkan terbuka hingga tidak ada lagi bagian yang lembap sebelum digunakan kembali.
Jangan Lupa, Kebersihan Tetap yang Utama
Kelima cara tersebut tidak perlu digunakan sekaligus. Untuk menjaga kesegaran sehari-hari, baking soda atau kulit jeruk sudah cukup membantu.
Namun, langkah paling penting tetap menjaga kebersihan tempat sampah. Buang sampah secara rutin, segera bersihkan jika ada cairan yang tumpah, dan pastikan tempat sampah selalu dalam kondisi kering.
Editor : Johan Panjaitan