Sumutpos.jawapos.com-Kulit wajah yang kering tak hanya terasa kasar. Kondisi ini juga bisa membuat wajah tampak kusam, terasa tertarik, hingga mengalami pengelupasan.
Kulit kering terjadi ketika lapisan terluar kulit kehilangan kelembapan dan tidak mampu mempertahankan kadar air secara optimal. Meski umumnya bukan kondisi serius, rasa tidak nyaman yang ditimbulkan kerap membuat seseorang mencari berbagai cara untuk mengembalikan kelembapan kulit.
Selain produk perawatan kulit yang tersedia di pasaran, sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah juga kerap digunakan sebagai perawatan tambahan. Namun, bahan alami bukan berarti selalu aman atau cocok untuk semua orang.
Baca Juga: Real Sociedad vs Atletico Madrid: Los Colchoneros di Bawah Tekanan
Pemilik kulit sensitif sebaiknya melakukan uji tempel terlebih dahulu dan menghentikan penggunaan jika muncul kemerahan, gatal, rasa terbakar, atau iritasi.
Dilansir dari Alodokter dan Hello Sehat, berikut sejumlah bahan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu merawat kulit kering.
1. Lidah Buaya
Lidah buaya menjadi salah satu bahan yang cukup populer dalam perawatan kulit. Gel di dalam tanaman ini dapat membantu memberikan rasa lembap dan menenangkan kulit pada sebagian orang.
Cara penggunaannya cukup sederhana. Ambil gel lidah buaya secukupnya, kemudian oleskan tipis pada wajah yang sudah dibersihkan. Diamkan beberapa saat sebelum dibilas menggunakan air bersih.
Baca Juga: Hoki Datang Diam-Diam! 5 Zodiak Ini Punya Ramalan Paling Membahagiakan 13 September
Pastikan gel yang digunakan bersih dan lakukan uji tempel sebelum mengaplikasikannya pada area wajah secara luas.
2. Mentimun
Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi sehingga sering digunakan dalam perawatan kulit rumahan. Sensasi dinginnya juga dapat memberikan rasa segar pada kulit.
Mentimun yang telah dicuci bersih dapat dipotong tipis, kemudian ditempelkan pada wajah selama beberapa menit sebelum dibilas.
Meski sederhana, perawatan ini tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika muncul rasa gatal atau iritasi, penggunaannya sebaiknya dihentikan.
3. Minyak Zaitun
Minyak zaitun mengandung komponen yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Karena itu, bahan ini kerap digunakan sebagai perawatan tambahan bagi kulit yang terasa kering.
Cukup gunakan dalam jumlah sedikit dan oleskan tipis pada kulit. Setelah beberapa saat, wajah dapat dibersihkan kembali.
Baca Juga: Warga Ngadu ke Gibran, Karo Darurat Judi dan Narkoba
Namun, minyak zaitun tidak selalu cocok untuk semua jenis kulit. Pada sebagian orang, terutama yang kulitnya mudah berjerawat, penggunaannya justru dapat menimbulkan masalah. Karena itu, jangan menggunakannya secara berlebihan.
4. Oatmeal
Oatmeal tak hanya dikenal sebagai makanan, tetapi juga sering digunakan dalam produk perawatan kulit. Kandungan tertentu di dalamnya dapat membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi ringan.
Untuk perawatan sederhana, oatmeal dapat dicampur dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Campuran tersebut kemudian diaplikasikan secara lembut pada wajah.
Jika ingin menambahkan bahan lain seperti madu, pastikan tidak memiliki alergi terhadap bahan tersebut. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat memperburuk iritasi.
5. Yoghurt Tawar
Yoghurt tawar mengandung asam laktat yang membuatnya kerap dimanfaatkan dalam perawatan kulit. Bahan ini juga mengandung air sehingga dapat memberikan sensasi lembut pada kulit.
Yoghurt tawar dapat digunakan sebagai campuran masker sederhana, misalnya dengan sedikit madu. Aplikasikan secara tipis dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibilas.
Namun, kandungan asam pada yoghurt dapat menyebabkan iritasi pada kulit tertentu. Jika wajah terasa perih, panas, atau kemerahan, segera hentikan penggunaannya.
Baca Juga: Warga Ngadu ke Gibran, Karo Darurat Judi dan Narkoba
6. Teh Hijau
Teh hijau dikenal memiliki kandungan antioksidan dan banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Karena itu, teh hijau juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam perawatan rumahan.
Teh hijau dapat dicampurkan dengan bahan lain seperti yoghurt tawar untuk membuat masker sederhana. Aplikasikan tipis pada wajah dan diamkan sekitar 10–15 menit sebelum dibilas.
Pastikan seluruh bahan yang digunakan bersih dan hentikan pemakaian apabila kulit menunjukkan reaksi yang tidak nyaman.
7. Susu
Susu mengandung asam laktat sehingga sering menjadi bagian dari berbagai produk perawatan kulit. Dalam perawatan rumahan, susu terkadang digunakan untuk membantu memberikan sensasi lembut pada kulit.
Caranya, basahi kapas atau kain bersih dengan susu, kemudian usapkan perlahan pada wajah. Setelah beberapa menit, bersihkan kembali dengan air.
Namun, cara ini tidak cocok bagi semua orang. Mereka yang memiliki alergi terhadap produk susu sebaiknya menghindari penggunaan susu pada kulit.
Jangan Asal Menggunakan Bahan Alami
Bahan alami memang mudah ditemukan dan relatif sederhana digunakan. Namun, istilah “alami” tidak otomatis berarti bebas risiko.
Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda. Karena itu, penggunaan bahan rumahan sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan tidak menggantikan perawatan medis apabila kulit mengalami masalah yang menetap.
Jika kulit kering disertai peradangan, luka, rasa gatal berat, atau tidak kunjung membaik meski sudah mendapat perawatan, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan