Sumutpos.jawapos.com-Lidah buaya bukan sekadar tanaman yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Gel bening yang tersimpan di dalam daunnya telah lama dimanfaatkan dalam perawatan kulit, terutama karena kemampuannya membantu menjaga kelembapan sekaligus memberikan efek menenangkan.
Bagi pemilik kulit berjerawat, lidah buaya kerap digunakan sebagai bahan perawatan tambahan. Kandungan alaminya memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan yang berpotensi membantu meredakan sejumlah keluhan pada kulit.
Meski demikian, lidah buaya bukan pengganti obat jerawat. Penggunaannya lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari perawatan pendamping, terutama untuk membantu menjaga kondisi kulit tetap lembap dan nyaman.
Baca Juga: Bukan Soal Wajah, 4 Sifat Pria Ini Diam-Diam Bikin Wanita Terpikat
Dilansir dari Halodoc dan Alodokter, berikut lima manfaat lidah buaya yang berpotensi mendukung perawatan kulit berjerawat.
1. Membantu Meredakan Peradangan Jerawat
Jerawat yang sedang meradang biasanya ditandai dengan kemerahan, pembengkakan hingga rasa tidak nyaman. Kondisi tersebut dapat membuat wajah terasa lebih sensitif dan membutuhkan perawatan yang menenangkan.
Gel lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu meredakan peradangan. Sensasi sejuk yang diberikan gel juga dapat membuat area kulit yang bermasalah terasa lebih nyaman.
Namun, manfaat tersebut tidak berarti lidah buaya dapat menghilangkan jerawat secara instan. Respons kulit terhadap penggunaannya pun dapat berbeda pada setiap orang.
2. Membantu Menenangkan Kulit yang Iritasi
Kulit berjerawat sering kali menjadi lebih sensitif, terlebih ketika menggunakan berbagai produk perawatan atau obat jerawat.
Dalam kondisi tersebut, gel lidah buaya dapat menjadi salah satu pilihan perawatan pendamping. Kandungan pelembap alaminya membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan efek menenangkan pada area yang mengalami iritasi ringan.
Baca Juga: Komplotan Curanmor Beraksi 10 Kali di Medan, Satu Pelaku Ditembak Polisi
Menjaga kelembapan juga penting agar kulit tidak semakin kering selama menjalani perawatan jerawat.
3. Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Bakteri
Lidah buaya juga dikenal memiliki sifat antibakteri. Kandungan tersebut berpotensi membantu menghambat pertumbuhan bakteri tertentu pada kulit.
Meski demikian, klaim ini tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa lidah buaya mampu menggantikan pengobatan jerawat. Efektivitasnya terhadap bakteri yang berkaitan dengan jerawat masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Karena itu, lidah buaya sebaiknya dipandang sebagai bahan pendukung, bukan terapi utama untuk mengatasi jerawat.
4. Membantu Mengurangi Kemerahan
Kemerahan menjadi salah satu tanda yang kerap muncul ketika jerawat mengalami peradangan. Kondisi ini dapat membuat warna kulit tampak tidak merata dan area sekitar jerawat terasa lebih sensitif.
Sifat antiradang pada lidah buaya berpotensi membantu menenangkan kulit sehingga kemerahan dapat berkurang. Efek menyejukkan dari gelnya juga dapat memberikan rasa nyaman pada area yang mengalami iritasi.
Namun, hasil penggunaan lidah buaya tidak selalu sama. Kondisi kulit, tingkat keparahan jerawat, hingga sensitivitas setiap orang dapat memengaruhi hasilnya.
5. Berpotensi Mendukung Penggunaan Obat Jerawat
Lidah buaya juga pernah diteliti sebagai bahan pendamping dalam perawatan jerawat. Salah satunya melalui kombinasi gel lidah buaya dengan obat jerawat topikal seperti tretinoin.
Dalam penelitian tertentu, kombinasi tersebut menunjukkan potensi membantu mengurangi kemerahan dan jumlah jerawat lebih baik dibandingkan penggunaan tretinoin saja.
Baca Juga: Wabup Nias Selatan Suarakan Krisis Infrastruktur Jalan dan Migas di Forum DPD RI
Meski begitu, temuan penelitian tidak berarti setiap orang dapat bebas mencampurkan lidah buaya dengan obat jerawat. Penggunaan obat seperti tretinoin tetap sebaiknya mengikuti petunjuk dokter, khususnya bagi pemilik kulit sensitif atau mereka yang sedang menjalani terapi jerawat.
Jangan Abaikan Reaksi Kulit
Lidah buaya memang berpotensi memberikan sejumlah manfaat bagi kulit berjerawat, terutama dalam membantu menenangkan kulit dan mempertahankan kelembapannya. Namun, bahan alami tetap tidak selalu cocok untuk semua orang.
Sebelum mengoleskan gel lidah buaya pada wajah, terutama jika memiliki kulit sensitif, lakukan uji pada area kecil terlebih dahulu. Hentikan penggunaan apabila muncul tanda iritasi atau reaksi yang tidak biasa.
Pada akhirnya, lidah buaya dapat menjadi bagian dari perawatan tambahan, tetapi penanganan jerawat sebaiknya tetap disesuaikan dengan kondisi kulit dan tingkat keparahannya.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan