sumutpos.jawapos.com - Virus rabies hingga kini masih menjadi momok. Dan, hewan seperti tetap menjadi aktor utamanya.
Memang, hewan lain seperti kucing, kelelawar, dan monyet juga bisa menularkan virus rabies. Namun, kasus penularan dari anjing lebih umum dibanding lainnya.
Melansir Vet Village, Senin (12/10/2026), saat tergigit anjing yang terinfeksi, manusia akan ikut terjangkit. Dalam beberapa kasus, infeksi rabies bisa berujung kematian.
Baca Juga: Polisi Grebek Sarang Narkoba di Desa Kampung Pajak
Tidak hanya gigitan, rabies juga bisa menular dari air liur dan cakaran dari anjing yang terinfeksi ke hewan lain atau bahkan ke manusia.
Berikut ciri-ciri anjing rabies yang perlu diketahui:
1. Perubahan perilaku mendadak
Saat terinfeksi rabies, anjing akan mengalami perubahan perilaku secara mendadak.
Anjing yang biasanya tenang bisa menjadi sangat gelisah dan mudah terangsang. Mereka juga cenderung tidak bisa diam dan gelisah.
2. Kesulitan menelan
Virus rabies mampu memengaruhi kemampuan hewan dalam menggerakkan otot-ototnya, utamanya otot yang membantu menelan makanan.
Baca Juga: Lalapan Bukan Tidak Baik, tapi Sayuran Ini Lebih Sehat kalau Dimasak daripada Mentah
Jika anjing peliharaan mendadak mengalami kesulitan menelan, ini bisa jadi merupakan tanda awal terkena rabies.
3. Mengeluarkan air liur berlebihan
Keluarnya air liur pada anjing sebenarnya normal, terutama saat melihat atau mencium makanan.
Namun, jika air liur yang dikeluarkan berlebihan atau tidak seperti biasanya, kamu patut curiga.
Air liur berlebihan bisa jadi tanda infeksi rabies. Bahkan, bukan tak mungkin infeksi telah mencapai tahap akhir.
4. Kejang atau kelumpuhan
Jika tidak segera mendapatkan penanganan, anjing yang terkena rabies akan semakin kehilangan kendali atas otot-ototnya.
Baca Juga: Gubernur Muda Jepang Takato Ishida Viral, Disebut Mirip Toji Fushiguro
Kondisi ini akan membuat anjing mengalami kelumpuhan, kejang-kejang atau keduanya sekaligus.
5. Takut air
Ketidakmampuan anjing untuk menelan makanan atau minuman sering kali disertai dengan ketakutan terhadap air.
Jangankan untuk minum, bahkan hanya sekedar untuk memikirkannya anjing dipercaya sudah merasa sangat ketakutan.
Kondisi ini tak disebabkan hidropobia, melainkan murni terjadi lantaran anjing kehilangan kendali atas otot-ototnya.
6. Agresi
Agresi menjadi ciri-ciri anjing rabies yang terakhir. Agresi pada anjing terjadi karena disebabkan rasa takut, kesakitan, dan kebingungan tentang apa yang mereka alami saat ini.
Baca Juga: Tak Perlu Gosok Keras! Begini Cara Meluruhkan Kerak Putih di Teko Listrik
Anjing menjadi lebih suka menggonggong, mengeram, bahkan menyerang tanpa alasan yang jelas.
Akan tetapi, bukan berarti perilaku agresif pasti merupakan tanda anjing terkena rabies.
Hanya saja pemilik anjing wajib waspada agar jangan sampai terkena gigitan sebelum mengetahui penyebab agresi secara pasti dengan cara pergi ke dokter hewan.(lin)
Editor : Redaksi