sumutpos.jawapos.com - Posisi kursi yang sempit, suara mesin pesawat, hingga cahaya di dalam kabin sering kali membuat penumpang sulit terlelap.
Pertanyaannya, bagaimana cara agar bisa nyenyak tidur di pesawat dengan keadaan seperti itu?
Melansir Southern Living, Rabu (14/10/2026), Katie Storck, awak kabin Southwest Airlines, mengatakan salah satu cara paling sederhana untuk membuat tubuh lebih rileks selama penerbangan adalah memilih pakaian yang tepat.
Baca Juga: MTMH Borong Tiga Diamond PERSI 2026, Layanan Jantung, Kanker hingga Saraf Diakui Nasional
Berikut beberapa tips dari sang pramugari agar bisa tidur nyenyak di pesawat:
1. Kenakan pakaian berlapis
Storck menyarankan penumpang mengenakan pakaian berlapis ketika bepergian.
Cara ini membuat tubuh lebih mudah menyesuaikan diri dengan perubahan suhu di dalam kabin.
Pasalnya, suhu di dalam pesawat bisa berubah-ubah drastis. Anda bisa merasa nyaman dengan hoodie atau melepasnya saat musim panas jika kabin terasa panas.
Hoodie atau syal berukuran besar juga bisa memiliki fungsi lain. Keduanya dapat digunakan sebagai selimut atau bahkan bantal darurat ketika penumpang ingin tidur.
Baca Juga: Kajari Labusel Lantik Rahmad sebagai Kasubbag Pembinaan, Perkuat Tata Kelola Internal
Sementara itu, celana jogger dan kaus kaki bisa membantu tubuh terasa lebih santai sehingga lebih siap untuk beristirahat.
Pun, mengenakan sepatu model slip-on juga merupakan pilihan cerdas karena Anda bisa melepasnya dengan mudah dan tanpa repot di tengah penerbangan.
2. Siapkan perlengkapan tidur
Perlengkapan tidur yang tepat juga bisa membuat perbedaan. Salah satunya adalah bantal leher berkualitas.
Menurut Storck, bantal leher yang nyaman dapat digunakan berulang kali dan membantu penumpang tetap merasa lebih segar setelah terbangun.
Hal serupa diungkapkan Andrea Davis, awak kabin Delta di Atlanta, Georgia. Selain bantal leher, Davis mengandalkan masker mata berbobot untuk menghalangi cahaya selama penerbangan.
Baca Juga: BNCT dan Mitra Bangun SMP di Belawan, Perluas Akses Pendidikan
Butiran pemberat di dalam masker mata dapat membantu Anda lebih cepat terlelap, terutama saat harus menyesuaikan diri dengan zona waktu yang berbeda selama perjalanan.
Gangguan dari indra lain, seperti suara, juga perlu diminimalkan. Penumpang bisa menggunakan earplug, earbud, atau headphone untuk membuat suasana lebih tenang.
Headphone bahkan bisa menjadi pilihan praktis karena dapat digunakan untuk mendengarkan musik atau suara yang menenangkan sambil tidur.
3. Atur waktu tidur
Bukan hanya durasi, waktu tidur juga penting, terutama ketika melakukan penerbangan internasional dan melewati beberapa zona waktu.
Jika ingin lebih cepat menyesuaikan diri dengan waktu di negara tujuan, penumpang dapat mencoba mengatur waktu tidur mengikuti jadwal di tempat tujuan.
Baca Juga: Bau Menyengat Peternakan Bebek di Kota Galuh Dikeluhkan Warga, DLH Sergai Janji Turun ke Lokasi
Misalnya, tetap terjaga selama penerbangan jika belum memasuki waktu tidur di destinasi.
Setelah tiba, tidur pada waktu yang sesuai dengan jadwal setempat dapat membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan zona waktu.
Boleh juga mengandalkan suplemen melatonin atau teh yang menenangkan tubuh. Namun, hindari alkohol dan kafein, karena keduanya dapat mengganggu waktu istirahat.
4. Pilih kursi dekat jendela
Letak kursi juga bisa menentukan seberapa nyaman seseorang ketika tidur di pesawat.
Storck menyarankan penumpang yang ingin beristirahat memilih kursi dekat jendela.
Posisi ini memungkinkan penumpang bersandar pada dinding pesawat dan mengurangi gangguan dari penumpang lain yang hendak keluar untuk menggunakan toilet.
Penumpang juga disarankan memasang sabuk pengaman di bagian luar selimut.
Baca Juga: Bau Menyengat Peternakan Bebek di Kota Galuh Dikeluhkan Warga, DLH Sergai Janji Turun ke Lokasi
Dengan begitu, awak kabin dapat melihat bahwa sabuk pengaman sudah terpasang tanpa perlu membangunkan penumpang saat pemeriksaan.
5. Pertahankan rutinitas sebelum tidur
Cara terakhir adalah membawa kebiasaan sebelum tidur dari rumah ke dalam pesawat.
Jika biasanya menggunakan penutup mata, mendengarkan podcast, atau menikmati minuman herbal sebelum tidur, rutinitas tersebut bisa tetap dilakukan selama penerbangan.
Kebiasaan yang familiar dapat membantu tubuh dan pikiran lebih mudah memasuki suasana istirahat meski berada di lingkungan yang berbeda.(lin)
Editor : Redaksi